Bitung, Selasa 7 April 2026 | Umat Protestan mendominasi struktur keagamaan Kota Bitung pada 2025 dengan jumlah 130.402 jiwa, jauh melampaui pemeluk agama lain di kota ini. Data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bitung mencatat total penduduk beragama mencapai 217.504 jiwa dari tujuh kecamatan. Kondisi keberagaman agama Kota Bitung juga tercermin dalam 598 tempat ibadah yang tersebar di seluruh wilayah pada 2026.
Islam menempati posisi kedua dengan 79.107 pemeluk, disusul Katolik sebanyak 7.395 jiwa. Selain itu, agama Buddha tercatat 322 jiwa, Konghucu 33 jiwa, Hindu 239 jiwa, serta penganut kepercayaan lain sebanyak 6 jiwa. Keberagaman ini mencerminkan karakter sosial Kota Bitung sebagai kota pelabuhan yang terbuka dan multikultural
- Protestan 130.402 59,9%
- Islam 79.107 36,4%
- Katolik 7.395 3,4%
- Buddha 322 0,15%
- Hindu 239 0,11%
- Konghucu 33 0,02%
Aertembaga Jadi Kecamatan Terbesar, Dominasi Umat Protestan Merata di Semua Wilayah
Kecamatan Aertembaga mencatat jumlah penduduk beragama terbesar, yakni 21.606 jiwa Islam dan 14.898 jiwa Protestan. Sementara itu, Kecamatan Lembeh Utara mencatatkan proporsi Protestan tertinggi dengan 25.700 jiwa berbanding 10.186 jiwa Islam. Keduanya menggambarkan pola sebaran agama yang beragam namun dengan dominasi Protestan yang konsisten di hampir seluruh kecamatan.
Matuari menjadi kecamatan dengan umat Protestan terbanyak secara absolut, yakni 23.843 jiwa, jauh melampaui Islam yang hanya 9.834 jiwa di wilayah yang sama. Sebaliknya, Kecamatan Ranowulu mencatat proporsi Islam tertinggi dengan 615 jiwa berbanding 8.686 jiwa Protestan – anomali yang mencerminkan karakteristik demografis unik di wilayah tersebut. Dengan demikian, setiap kecamatan memiliki dinamika sosial-keagamaan yang berbeda meski berada dalam satu kota.
- Madidir Islam 2.896 · Protestan 7.451
- Matuari Islam 9.834 · Protestan 23.843
- Girian Islam 3.329 · Protestan 16.480
- Lembeh Selatan Islam 10.107 · Protestan 18.560
- Lembeh Utara Islam 10.186 · Protestan 25.700
- Aer tembaga Islam 21.606 · Protestan 14.898
- Ranowulu Islam 615 · Protestan 8.686
457 Gereja Protestan Tersebar di Kota Bitung, Masjid Capai 95 Unit pada 2026
Kota Bitung mencatat 598 tempat ibadah aktif pada 2026, terdiri dari berbagai jenis dari masjid hingga klenteng. Gereja Protestan mendominasi dengan 457 unit – angka yang mencerminkan besarnya populasi umat Protestan di kota ini. Bahkan, rasio satu gereja Protestan melayani rata-rata 285 umat menunjukkan kepadatan fasilitas ibadah yang cukup tinggi.
Masjid berjumlah 95 unit, tersebar di seluruh delapan kecamatan dengan konsentrasi tertinggi di Maesa yang memiliki 25 masjid. Selain itu, Kota Bitung juga memiliki 22 mushola, 20 gereja Katolik, 1 pura, 1 vihara, dan 2 klenteng sebagai representasi keberagaman agama yang ada. Ketersediaan tempat ibadah lintas agama ini menegaskan komitmen Kota Bitung dalam menjaga harmoni sosial antarumat beragama.
- Gereja Protestan 457
- Masjid 95
- Mushola 22
- Gereja Katolik 20
- Klenteng 2
- Pura & Vihara
Kecamatan Matuari mencatat jumlah gereja Protestan terbanyak, yakni 109 unit – hampir seperempat dari total gereja Protestan se-Kota Bitung. Sebaliknya, Maesa memimpin dalam jumlah masjid dengan 25 unit dari total 95 masjid yang ada. Distribusi ini sejalan dengan pola sebaran penduduk berdasarkan agama di masing-masing kecamatan yang terdata.
- Penduduk dan Agama Minahasa Selatan 2025: Protestan Dominasi 87 Persen, 662 Tempat Ibadah Tersebar di 17 Kecamatan
- Penduduk dan Agama Sulawesi Utara 2025: Protestan Dominasi 62,62 Persen, Gereja Protestan Capai 5.781 Unit
- Islam Dominasi 98% Penduduk Gorontalo, BPS Catat 2.810 Masjid Tersebar di Seluruh Provinsi
- Data Penduduk Bolmong 2025: Islam Dominan, Gereja Protestan Jadi Tempat Ibadah Terbanyak
- Penduduk Bolaang Mongondow Timur 2025 Capai 92.148 Jiwa, Islam dan Protestan Jadi Dua Agama Terbesar
