Pelabuhan Bitung menorehkan kinerja bongkar muat yang impresif sepanjang 2025. Berdasarkan Rekapitulasi Kegiatan Bongkar dan Penumpang Turun Kota Bitung 2025, sebanyak 3.240 unit kapal berlabuh dengan total bobot kotor (GT) mencapai 11.795.246 dan volume bongkar 3.325.373 ton/m³.
Angka ini menempatkan Pelabuhan Bitung sebagai salah satu pelabuhan tersibuk di Sulawesi, sekaligus gerbang utama distribusi barang ke wilayah Indonesia Timur.
Dari tujuh jenis pelayaran yang beroperasi, Pelayaran Nasional Angkutan Kapal Peti Kemas tampil sebagai kontributor terbesar dalam volume bongkar.
- 302 kapal peti kemas reguler membongkar 1.969.035 ton/m³ – volume tertinggi di antara semua jenis pelayaran
- Kapal ini juga mencatat container terbanyak: 90.055 unit (20 TEUS), 24.625 unit (40 TEUS), dan 6.047 unit (empty TEUS)
- Kapal Peti Kemas Tol Laut (15 kapal) menambah 3.077 ton dengan 213 container 20 TEUS dan 18 empty TEUS
Dominasi peti kemas ini mencerminkan tingginya arus perdagangan komoditas dan barang konsumsi yang masuk ke Kota Bitung dan wilayah sekitarnya.
Menariknya, Pelayaran Rakyat justru mencatat jumlah kapal terbanyak yakni 537 unit – namun dengan volume bongkar 112.376 ton dan GT hanya 69.941. Ini menggambarkan dominasi kapal-kapal kecil tradisional yang melayani rute-rute lokal dan antarpulau di sekitar Bitung.
Sebaliknya, Pelayaran Nasional Angkutan Kapal Kargo Umum dan BBM/Gas mengandalkan jumlah kapal lebih sedikit (1.416 unit) namun mengangkut muatan masif 1.182.156 ton/m³ dengan GT 2.866.952 – terbesar kedua dari sisi bobot.
Data lanjutan tabel memperlihatkan bahwa Pelayaran Luar Negeri (Overseas Shipping) mencatat KL (Kunjungan Laut) tertinggi sebesar 183.541, jauh melampaui jenis pelayaran lainnya. Ini menegaskan peran strategis Pelabuhan Bitung sebagai pintu masuk ekspor-impor langsung dari dan ke luar negeri.
Total keseluruhan KL dari seluruh jenis pelayaran mencapai 1.367.663, dengan unit kendaraan sebanyak 3.485 unit dan penumpang turun 87.201 orang.
Dari total 87.201 penumpang yang turun di Pelabuhan Bitung sepanjang 2025, mayoritas berasal dari dua jalur utama:
- Pelayaran Nasional Non-Perintis: 76.064 penumpang
- Pelayaran Nasional Perintis: 11.137 penumpang
Fakta ini menunjukkan bahwa rute non-perintis masih menjadi pilihan utama masyarakat yang menggunakan transportasi laut menuju Kota Bitung.
Rekapitulasi Lengkap Kegiatan Bongkar Pelabuhan Bitung 2025
| Jenis Pelayaran | Kapal | GT | Ton/M³ | Container 20 | Container 40 | Empty |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Luar Negeri | 178 | 3.289.753 | 26.237 | — | — | — |
| Kargo Umum & BBM/Gas | 1.416 | 2.866.952 | 1.182.156 | 17 | — | 1.095 |
| Peti Kemas | 302 | 3.006.905 | 1.969.035 | 90.055 | 24.625 | 6.047 |
| Peti Kemas (Tol Laut) | 15 | 26.627 | 3.077 | 213 | — | 18 |
| Non-Perintis | 381 | 1.976.223 | 20.713 | 141 | — | 90 |
| Perintis | 411 | 558.845 | 11.779 | — | — | — |
| Pelayaran Rakyat | 537 | 69.941 | 112.376 | — | — | — |
| Total | 3.240 | 11.795.246 | 3.325.373 | 90.426 | 24.625 | 7.250 |
