Arung Rahman Bikin Merinding saat Bawa Puisi “Torotakon” di Hadapan Bupati dan Wabup Boltim

Suasana kunjungan kerja Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo dan Wakil Bupati (Wabup) Argo Vinsensius Sumaiku di Kecamatan Kotabunan, Selasa (18/11), mendadak hening ketika seorang siswa kelas 2 SD naik ke panggung. Namanya Arung Larik Pramudya Rahman, dan penampilannya langsung menyedot perhatian ratusan warga.

Anak berusia delapan tahun itu membawakan puisi “Torotakon”, karya sastrawan Boltim, Jamal Rahman Iroth. Suaranya pelan tapi jelas, tubuhnya kecil namun gesturnya kuat. Setiap larik yang ia lantunkan terdengar dalam dan menggetarkan.

“Saya sampai merinding. Luar biasa, Arung menjiwai sekali,” kata Aisyah Bin Jindan, salah satu yang melihat penampilan Arung.

Arung tampil membawakan puisi tepat di depan Bupati dan Wabup Boltim. Meski panggungnya sederhana, namun suasana yang muncul justru berkelas. Banyak warga menilai penampilan itu bukan sekadar selingan agenda pemerintahan, tetapi bukti bahwa talenta seni di desa-desa masih sangat kuat.

“Penampilan ini membuktikan bahwa daerah memiliki banyak talenta muda yang perlu kita beri ruang,” kata Rustaman, warga yang turut menyaksikan.

Arung diketahui telah menunjukkan minat membaca puisi sejak masih PAUD dan saat belajar mengaji di TPQ. Di usia tujuh hingga delapan tahun, meski belum sepenuhnya lancar membaca, Arung berusaha menghafal beberapa puisi serta terjemahan surat-surat pendek dalam Alquran.

Selain puisi, Arung memiliki minat pada melukis, bermain musik seperti drum dan perkusi, bermain rubik, dan mengikuti olahraga taekwondo, di mana ia kini menyandang sabuk hijau.

Siswa SDN 1 Buyat Dua itu juga telah meraih sejumlah prestasi. Ia pernah menjadi Juara 2 Lomba Baca Puisi Karang Taruna Desa Buyat Tengah serta Juara 1 Lomba Baca Puisi Semarak Kemerdekaan di SMPN 1 Kotabunan. Arung juga pernah tampil membaca puisi di TVRI Sulawesi Utara. (aah)

Exit mobile version