Boltara Salurkan Alsintan hingga Bantuan Perikanan: 54 Nelayan Terima Mesin, Petani Dapat Traktor dan Bibit

Bupati Sirajudin Lasena Tekankan Bantuan Harus Tepat Guna, OPD Wajib Dampingi Penerima

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menggelontorkan bantuan besar untuk menguatkan sektor pertanian dan perikanan. Bupati Boltara Dr. Sirajudin Lasena bersama Wakil Bupati Moh. Aditya Pontoh menyerahkan bantuan tersebut di Auditorium Pohohimbunga, Kantor Bupati, Senin (22/12/2025).

Langkah ini menarget percepatan ekonomi daerah lewat sektor yang paling dekat dengan kehidupan warga: pertanian, perkebunan, perikanan, dan UMKM. Pemkab ingin produktivitas naik, biaya usaha lebih efisien, dan kesejahteraan petani–nelayan ikut terdongkrak.

Rincian Bantuan Pertanian: Traktor, Bibit, Pupuk, hingga Alat Semprot

Di sektor pertanian dan tanaman pangan, Pemkab menyalurkan berbagai dukungan yang langsung menyentuh kebutuhan lapangan. Bantuan itu meliputi:

Paket bantuan ini dirancang agar petani bisa mengolah lahan lebih cepat, menekan ongkos produksi, dan memperbaiki hasil panen.

Bantuan Perikanan: Mesin Tempel hingga Freezer untuk Jaga Mutu Ikan

Pada sektor perikanan, Pemkab menyalurkan bantuan kepada 54 penerima. Fokusnya jelas: memperkuat armada, mempercepat operasi melaut, dan menjaga kualitas hasil tangkapan sampai ke pasar.

Rinciannya:

Dengan dukungan rantai dingin (cool box dan freezer), nelayan bisa mengurangi risiko ikan cepat rusak dan meningkatkan nilai jual.

Ada Tambahan Bantuan Sosial dan Pemberdayaan

Selain bantuan produksi, Pemkab juga menyerahkan dukungan bagi masyarakat pra sejahtera dan kelompok pemberdayaan, antara lain:

Pesan Tegas Bupati: Jangan Disalahgunakan, Harus Berkelanjutan

Bupati Sirajudin menekankan bantuan ini bukan sekadar dibagi, lalu selesai. Ia meminta penerima memanfaatkan bantuan secara optimal, bertanggung jawab, dan berkesinambungan-terutama bantuan yang dikelola kelompok.

Ia juga menginstruksikan OPD terkait untuk aktif turun ke lapangan: mendampingi, membina, dan mengawasi. Targetnya satu: bantuan benar-benar menghasilkan dampak nyata, bukan hanya seremonial.

Acara ini turut dihadiri Ketua dan Sekretaris TP-PKK, perwakilan Kejaksaan, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan OPD, serta para penerima manfaat.

Exit mobile version