Boltim Siap Jemput Transformasi Pendidikan 2026, Bupati Oskar Manoppo Tegaskan Komitmen Nyata

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menunjukkan langkah proaktif dalam menyambut transformasi pendidikan nasional 2026. Bupati Boltim, Oskar Manoppo, hadir langsung dalam Konsolidasi Pendidikan Dasar dan Menengah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulut, Jumat (27/2/2026).

Kehadiran tersebut bukan sekadar seremoni. Forum bertema “Mapalus Memperkuat Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua di Sulawesi Utara” itu menjadi momentum strategis bagi daerah untuk memastikan kesiapan menyambut program besar pemerintah pusat menuju Indonesia Emas 2045.

Konsolidasi dibuka oleh Abdul Kahar yang mewakili Menteri Pendidikan RI. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa pemerataan akses dan peningkatan mutu pendidikan menjadi prioritas nasional. Tahun 2026, pemerintah menargetkan revitalisasi sedikitnya 60 ribu sekolah, termasuk penguatan pembelajaran digital melalui penambahan tiga unit Interactive Flat Panel (IFP) di setiap sekolah.

Selain itu, pemerintah pusat akan membangun sekolah terintegrasi di setiap kecamatan, mulai jenjang SD hingga SMA dalam satu kawasan pendidikan. Program ini menyasar 7.281 kecamatan di seluruh Indonesia dan membuka peluang besar bagi daerah yang siap dari sisi perencanaan dan ketersediaan lahan.

Bupati Boltim Oskar Manoppo bersama kepala daerah dan pemangku kepentingan menghadiri Konsolidasi Pendidikan Sulut 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulut.

Boltim Siap Berkolaborasi dan Bergerak Cepat

Menanggapi peluang tersebut, Bupati Boltim Oskar Manoppo menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas strategis pembangunan daerah.

“Pendidikan merupakan investasi strategis jangka panjang. Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat dan provinsi dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, baik melalui penguatan kapasitas guru, pemenuhan sarana dan prasarana, maupun pembenahan manajemen sekolah,” tegasnya.

Komitmen ini selaras dengan arah pembangunan Boltim yang menempatkan peningkatan kualitas SDM sebagai investasi jangka panjang. Transformasi pendidikan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan tata kelola sekolah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Bupati Boltim Oskar Manoppo menandatangani komitmen bersama mendukung transformasi pendidikan tahun 2026.

Dampak Nyata untuk Generasi Boltim

Bupati Boltim Oskar Manoppo juga menekankan pentingnya memastikan hasil konsolidasi benar-benar implementatif.

“Harapannya, kebijakan yang lahir dari forum ini tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi menjadi program konkret yang berdampak langsung bagi sekolah-sekolah dan peserta didik di daerah,” ujarnya.

Kegiatan berakhir dengan penandatanganan komitmen bersama para kepala daerah se-Sulawesi Utara sebagai bentuk keseriusan mendukung transformasi pendidikan.

Dengan langkah progresif ini, Pemkab Boltim menegaskan posisinya sebagai daerah yang siap menjemput peluang, memperkuat kolaborasi, dan membangun generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. (Adve)

Exit mobile version