Bupati Minsel Buka Asesmen Kompetensi dan Proyeksi Jabatan ASN 2026

Pemkab Minahasa Selatan Terapkan Sistem Merit Lewat Asesmen Kompetensi di SMPN 2 Amurang

MINAHASA SELATAN, 27 April 2026 — Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, S.H., membuka secara resmi kegiatan asesmen kompetensi dan proyeksi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Acara berlangsung di SMP Negeri 2 Amurang pada Senin pagi. Asesmen kompetensi ASN Minsel ini merupakan upaya strategis mewujudkan tata kelola pemerintahan profesional berbasis sistem merit. Pemkab Minahasa Selatan menggandeng BKN Regional XI Manado dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Franky menegaskan asesmen kompetensi dan proyeksi jabatan menjadi langkah strategis penataan birokrasi daerah. Pelaksanaan kegiatan ini mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif dan berdaya saing tinggi. Selain itu, sistem merit menjadi dasar penilaian objektif terhadap setiap aparatur sipil negara. Pendekatan ini menjamin penempatan ASN pada posisi yang tepat sesuai kompetensi.

Penilaian Mencakup Pengetahuan, Sikap, dan Potensi Kepemimpinan

Tim asesor menilai peserta dari berbagai aspek secara komprehensif dan menyeluruh. Penilaian mencakup pengetahuan, keterampilan, sikap, integritas, serta potensi kepemimpinan setiap ASN. Selain itu, peserta diminta mengikuti seluruh tahapan dengan jujur dan penuh tanggung jawab. Bupati Franky menekankan pentingnya kejujuran selama proses asesmen berlangsung.

Hasil asesmen kompetensi akan menjadi dasar penting dalam pengambilan keputusan kepegawaian Pemkab Minsel. Penempatan jabatan, pengembangan karier, serta peningkatan kualitas ASN akan mengacu pada hasil penilaian tersebut. Kemudian, sistem ini diharapkan melahirkan birokrasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pemkab Minahasa Selatan berkomitmen menjaga kualitas pelayanan publik melalui penataan SDM aparatur.

Pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada BKN Regional XI Manado atas fasilitasi kegiatan asesmen ini. Selanjutnya, Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Utara turut membantu kelancaran pelaksanaan asesmen kompetensi. Sinergi antara Pemkab Minsel, BKN, dan BKD Sulut menunjukkan komitmen bersama membangun ASN berkualitas. Kerja sama lintas instansi ini menjadi modal penting reformasi birokrasi daerah.

Bupati Tegaskan Larangan Intervensi dalam Proses Asesmen

Franky meminta seluruh pihak yang terlibat menjaga objektivitas selama pelaksanaan asesmen kompetensi berlangsung. Transparansi dan profesionalitas menjadi prinsip utama yang wajib dipegang teguh oleh tim asesor. Selain itu, Bupati Minsel melarang segala bentuk intervensi yang dapat mencederai prinsip keadilan. Sistem merit harus tegak tanpa kompromi demi kepentingan jangka panjang birokrasi.

Asesmen kompetensi dan proyeksi jabatan ASN Minsel ini menyasar peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan. Pemkab Minahasa Selatan berharap hasil asesmen melahirkan pemimpin birokrasi yang kompeten dan berintegritas. Kemudian, ASN terpilih diharapkan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan. Penataan SDM aparatur menjadi fondasi utama keberhasilan program pembangunan Minahasa Selatan.

Sekda dan Tim Asesor BKN Hadiri Kegiatan

Kegiatan asesmen kompetensi ASN Minsel dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan Glady Kawatu, S.H., M.Si. Glady juga menjabat sebagai Ketua Komite Talenta Kabupaten Minahasa Selatan dalam struktur kepegawaian daerah. Selain itu, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama bersama jajaran Pemkab Minsel turut menyaksikan pembukaan acara. Kehadiran pejabat tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap reformasi birokrasi daerah.

Rizki Fitrisari, S.Psi., memimpin Tim Asesmen Kompetensi dan Proyeksi Jabatan Pemkab Minahasa Selatan. Tim asesor beranggotakan Rini Wahyuni, S.Psi., M.Si., Ariska Tenridio Andika M., S.IP., M.Tr.A.P., dan Pratiwi Halik, S.Psi. Kemudian, Muhammad Khalik Laledak, S.T., M.M., bertugas sebagai asesor dari BKN Regional XI Manado. Seluruh peserta asesmen mengikuti tahapan kegiatan dengan tertib dan disiplin.

Asesmen kompetensi dan proyeksi jabatan 2026 menjadi tonggak penting reformasi birokrasi di Kabupaten Minahasa Selatan. Pemkab Minsel optimistis kegiatan ini akan menghasilkan ASN profesional yang siap melayani masyarakat secara optimal.

Exit mobile version