Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, mengajak aparatur sipil negara (ASN) memaknai semangat hijrah dengan meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
Ajakan itu disampaikan Oskar saat peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang digelar di Lantai I Kantor Bupati Boltim, Rabu (24/6/2026).
Menurut Oskar, makna hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan secara historis, tetapi juga perubahan sikap dan cara kerja ke arah yang lebih baik. Karena itu, ia meminta ASN menjadikan semangat hijrah sebagai dorongan untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik.
“Bagi kita yang diberikan amanah sebagai aparatur pemerintah, semangat hijrah harus diwujudkan dalam bentuk peningkatan kualitas pengabdian kepada masyarakat,” ujar Oskar.
Oskar menilai perubahan pola pikir dan pola kerja menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan birokrasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Selain itu, ia juga meminta perangkat daerah agar terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, responsif, transparan, dan akuntabel.
Oskar berharap peringatan Tahun Baru Islam menjadi momentum evaluasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk meninggalkan pola kerja yang kurang efektif dan beralih pada sistem kerja yang lebih produktif serta berorientasi pada hasil.
Acara Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah ini juga diisi dengan tausiah agama oleh Ustad Supriadi Haribae.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BKMT Boltim Rosita Pobela, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah dan para asisten. Selain itu, hadir pula para staf ahli, pimpinan organisasi perangkat daerah, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan Islam, serta ASN. (ril/aah)
