Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, memuji perjuangan Gubernur Yulius Selvanus Komaling terkait penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) oleh pemerintah pusat di Sulawesi Utara (Sulut).
Menurut Oskar, kebijakan tersebut membuka peluang besar bagi daerahnya. Pasalnya, dari total 63 blok WPR yang ditetapkan di Sulut, sebanyak 25 blok berada di Kabupaten Boltim.
“Dari setiap kegiatan rapat, Pak Gubernur selalu sampaikan bahwa Boltim daerah yang kaya tapi pemerintahnya susah. Salah satu perjuangan beliau (Gubernur Yulius) dengan hadirnya 63 blok WPR di Sulawesi Utara, 25 blok ada di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Terbesar di Sulawesi Utara ada di Bolaang Mongondow Timur,” kata Oskar saat menyampaikan sambutan dalam Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Sulut di Tutuyan, Rabu (11/3/2026) sore.
Oskar menilai keberadaan blok tambang rakyat tersebut menjadi peluang besar bagi peningkatan ekonomi daerah, terutama jika pengelolaannya berjalan melalui mekanisme resmi.
Ia berharap penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) dapat segera dilakukan sehingga memberi dampak langsung bagi masyarakat sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Dan Alhamdulillah, kalau IPR sudah ditandatangani oleh Pak Gubernur, mudah-mudahan PAD Boltim bisa naik,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Oskar juga menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut terhadap Boltim. Ia menilai kehadiran gubernur dalam Safari Ramadan menjadi bukti kedekatan Pemprov dengan masyarakat.
“Terimakasih telah berkenan hadir. Kehadiran bapak tentunya menjadi kehormatan dan kebahagiaan bagi kami semua,” kata Oskar.
Safari Ramadan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara Pemprov Sulut bersama Pemda, DPRD, Forkopimda, tokoh agama, serta masyarakat Boltim. (aah)
- Wilayah Pertambangan Rakyat Sulut Bertambah, 63 Blok Emas Disetujui Pemerintah
- Reevy Lengkong Puji Kinerja Gubernur Sulut Yulius Selvanus
- Yusra Alhabsyi Dukung Perizinan WPR untuk Tingkatkan Ekonomi Bolmong
