OpenAI akhirnya mengambil langkah bisnis paling realistis. Perusahaan AI bernilai sekitar US$500 miliar ini mengumumkan rencana menayangkan iklan terbatas di ChatGPT sebagai cara baru menghasilkan pendapatan. Kebijakan tersebut akan mulai diuji untuk sebagian pengguna di Amerika Serikat.
Langkah ini menjawab pertanyaan lama publik tentang bagaimana OpenAI akan memonetisasi ChatGPT tanpa mengorbankan akses gratis bagi jutaan penggunanya di seluruh dunia.
Pengguna Gratis dan Go Jadi Target Uji Coba
Melalui unggahan resmi di blog perusahaan, OpenAI menyebut iklan akan diuji untuk akun gratis dan paket Go. Paket Go sendiri baru diluncurkan secara global dengan harga US$8 per bulan, menyasar pengguna yang menginginkan fitur tambahan tanpa harus membayar mahal.
Sementara itu, paket berlangganan kelas atas seperti Plus, Pro, Business, dan Enterprise dipastikan tetap bebas iklan.
Iklan Muncul di Bawah Percakapan, Bisa Dikontrol Pengguna
OpenAI menegaskan iklan tidak akan mengganggu interaksi utama pengguna. Iklan akan tampil di bagian bawah percakapan dan disesuaikan dengan topik obrolan.
Pengguna tetap memegang kendali penuh. Mereka bisa:
-
menutup iklan,
-
melihat alasan penayangan iklan tertentu,
-
menonaktifkan personalisasi iklan.
Perusahaan juga memastikan tidak menampilkan iklan kepada pengguna di bawah usia 18 tahun.
OpenAI Janji Jawaban ChatGPT Tetap Netral
Kekhawatiran soal intervensi iklan terhadap kualitas jawaban langsung ditepis. OpenAI menegaskan ChatGPT akan mempertahankan prinsip “kemandirian jawaban”. Artinya, iklan tidak akan memengaruhi respons atau rekomendasi yang diberikan chatbot.
Selain itu, OpenAI berkomitmen tidak menjual data pengguna kepada pengiklan, sebuah isu sensitif yang kerap menghantui model bisnis berbasis iklan.
Dua Keuntungan Sekaligus bagi OpenAI
Strategi ini membuka dua sumber keuntungan. Pertama, OpenAI bisa meraup pendapatan dari jutaan pengguna gratis dan Go. Kedua, kehadiran iklan berpotensi mendorong sebagian pengguna untuk naik kelas ke paket premium demi pengalaman tanpa gangguan.
Dengan kata lain, iklan bukan hanya sumber uang, tetapi juga alat konversi pelanggan.
Iklan Demi Misi AGI untuk Semua
OpenAI menutup pengumumannya dengan narasi misi. Perusahaan menyatakan bahwa kebijakan periklanan ini tetap sejalan dengan tujuan besarnya: memastikan kecerdasan buatan umum (AGI) memberi manfaat bagi seluruh umat manusia.
Bagi OpenAI, iklan bukan sekadar bisnis, melainkan cara menjaga keberlanjutan layanan sambil memperluas akses global ke teknologi AI.
