Kelangkaan LPG 3 kg Manado yang sempat terjadi di beberapa wilayah dalam beberapa waktu terakhir ternyata dipicu oleh meningkatnya penggunaan di masyarakat.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Manado segera mengambil langkah cepat. Pemkot berkoordinasi dengan PT Pertamina (Persero) Cabang Manado untuk menambah pasokan LPG bersubsidi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Langkah ini dilakukan untuk mengatasi kekurangan gas elpiji yang sempat dirasakan di sejumlah pangkalan maupun pengecer.
Kepala Bagian Ekonomi Pemerintah Kota Manado David Kambey menjelaskan bahwa kelangkaan LPG 3 kg Manado terutama dipicu oleh meningkatnya konsumsi masyarakat dalam beberapa bulan terakhir.
Permintaan yang melonjak membuat distribusi di tingkat pangkalan tidak mampu mengimbangi kebutuhan harian.
“Kelangkaan LPG 3 kilogram ini diakibatkan oleh peningkatan penggunaan di masyarakat. Karena itu Pemerintah Kota Manado terus berkoordinasi dengan PT Pertamina Cabang Manado untuk dilakukan penambahan kuota harian khusus untuk Kota Manado,” ujar Kambey, Kamis (12/3/2026).
Untuk mengatasi kekurangan LPG 3 kilogram di Manado, pemerintah kota telah mengusulkan penambahan alokasi pasokan kepada Pertamina.
Pada Februari 2026, tambahan alokasi fakultatif sebanyak 14.000 tabung telah disalurkan.
Sementara pada Maret 2026, pemerintah kembali mengajukan tambahan pasokan sebesar 49.840 tabung.
Jika digabungkan, total tambahan distribusi mencapai 63.840 tabung LPG 3 kilogram.
Menurut David Kambey, angka tersebut setara dengan sekitar 326 persen dari alokasi harian LPG di Kota Manado.
Selain lonjakan konsumsi, kelangkaan LPG 3 kg Manado juga dipengaruhi oleh penurunan kuota LPG bersubsidi pada tahun 2026.
Data dari Bagian Ekonomi Pemkot Manado menunjukkan bahwa:
- Kuota LPG 3 kg tahun 2025 mencapai 17.818 metrik ton (MT)
- Realisasi penyaluran tahun 2025 mencapai 18.140,64 MT
Sementara itu, pada tahun 2026, kuota yang ditetapkan turun menjadi 16.926 MT.
Penurunan alokasi tersebut turut memengaruhi stabilitas pasokan LPG bersubsidi di lapangan.
Pemerintah Kota Manado terus memantau distribusi LPG bersubsidi Manado agar penyalurannya tepat sasaran.
Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan gas elpiji 3 kilogram benar-benar dimanfaatkan oleh kelompok yang berhak, terutama rumah tangga dan pelaku usaha mikro.
Pemkot juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan LPG bersubsidi sesuai peruntukannya.
“Kami juga mengimbau masyarakat agar menggunakan LPG 3 kilogram sesuai peruntukannya, sehingga ketersediaan bagi masyarakat yang berhak dapat tetap terjaga,” pungkas David Kambey.
Dengan langkah koordinasi bersama Pertamina serta pengawasan distribusi yang lebih ketat, pemerintah berharap pasokan LPG 3 kg Manado kembali stabil dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
- Pemkab Boltara Perketat Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg
- ASN Buol Dilarang Pakai LPG 3 Kg, Bupati Keluarkan Edaran Tegas
- Bupati Minahasa Sidak Harga Sembako dan LPG Jelang Idul Fitri 2026
