Open Data Gorontalo melalui platform PENTAGON segera diluncurkan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Program ini menjadi bagian dari penguatan Satu Data Daerah dan tata kelola pembangunan berbasis data.
Peluncuran tersebut turut menghadirkan Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gita Kamath. Ia datang ke Gorontalo bersama rombongan untuk menghadiri agenda peluncuran sekaligus menjadi narasumber.
Sebelum agenda utama, Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menyambut Gita Kamath dalam jamuan makan malam. Pertemuan berlangsung di Rumah Jabatan Wakil Gubernur, Minggu malam, 17 Mei 2026.
Wagub Idah didampingi Sekretaris Daerah Sofian Ibrahim. Selain itu, hadir Kepala Dinas Kominfotik Trijial Entengo dan Kepala Bapppeda Wahyudin Katili.
Melalui Open Data Gorontalo, pemerintah daerah ingin memperkuat pengelolaan data pembangunan. Dengan begitu, perencanaan dan pengambilan keputusan dapat berjalan lebih tepat sasaran.
PENTAGON Jadi Platform Penguatan Tata Kelola Data
Platform PENTAGON disiapkan sebagai ekosistem data yang lebih terpadu. Sistem ini akan mendukung pemanfaatan data pembangunan lintas sektor di Provinsi Gorontalo.
Selain memperkuat perencanaan, PENTAGON juga diharapkan membantu pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan publik. Data yang tersaji lebih rapi dapat mempercepat analisis kebutuhan masyarakat.
Program ini mendapat dukungan SKALA atau Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar. SKALA merupakan bentuk kemitraan Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia.
Dalam sambutannya, Wagub Idah menegaskan komitmen Pemprov Gorontalo terhadap Satu Data Daerah. Ia menyebut pengembangan Open Data Gorontalo menjadi bagian penting dari agenda reformasi tata kelola.
“Pemerintah Provinsi Gorontalo akan meluncurkan Open Data Gorontalo melalui platform PENTAGON,” ujar Idah.
Menurutnya, langkah tersebut memperkuat implementasi Satu Data Daerah. Selain itu, platform ini mendorong tata kelola pembangunan yang lebih berbasis data.
Idah juga menegaskan bahwa program tersebut menjadi kerja sama berkelanjutan dengan SKALA. Kolaborasi ini diharapkan terus memberi manfaat bagi masyarakat Gorontalo.
SKALA Dinilai Beri Manfaat Nyata bagi Gorontalo
Wagub Idah menilai kolaborasi bersama SKALA telah menghasilkan dampak positif. Terutama dalam peningkatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan dasar.
Selain itu, kerja sama tersebut ikut mendukung upaya pengentasan kemiskinan. Fokus ini sejalan dengan prioritas utama Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Menurut Idah, pemanfaatan data yang kuat dapat membantu pemerintah menyusun kebijakan lebih akurat. Karena itu, Open Data Gorontalo menjadi instrumen penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Data yang terbuka dan terintegrasi juga memudahkan koordinasi lintas perangkat daerah. Dengan demikian, program pembangunan dapat berjalan lebih sinkron.
Pemerintah daerah berharap PENTAGON tidak hanya menjadi platform informasi. Lebih jauh, sistem ini harus menjadi alat kerja untuk memperbaiki kualitas layanan publik.
Wakil Dubes Australia Apresiasi Kolaborasi SKALA
Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gita Kamath, menyampaikan apresiasi atas kerja sama Australia dan Indonesia melalui SKALA. Ia menilai kolaborasi ini memberi dampak positif di berbagai tingkat pemerintahan.
Menurut Gita, dukungan SKALA terlihat dalam peningkatan tata kelola pemerintahan. Selain itu, program tersebut turut membantu penyediaan layanan publik di tingkat provinsi hingga desa.
“Semoga kerja sama dan kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkap Gita.
Pernyataan tersebut memperkuat komitmen kemitraan antara kedua negara. Terutama dalam mendukung layanan dasar dan perencanaan pembangunan yang lebih efektif.
Agenda jamuan makan malam itu juga menjadi ruang silaturahmi strategis. Pemerintah Gorontalo dan mitra pembangunan membahas arah kolaborasi ke depan.
Dengan hadirnya Open Data Gorontalo, pemerintah daerah memiliki peluang lebih besar memperkuat transparansi data. Masyarakat juga dapat merasakan kebijakan yang lebih tepat kebutuhan.
Pejabat dan Mitra Strategis Hadiri Agenda
Sejumlah pejabat dan mitra strategis turut menghadiri agenda tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan kuat terhadap pengembangan PENTAGON Gorontalo.
Hadir Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kependudukan, dan Ketenagakerjaan Bappenas RI. Selain itu, Team Leader SKALA juga mengikuti pertemuan tersebut.
Perwakilan DFAT Australia turut hadir melalui First Secretary DFAT Australia. Direktur Knowledge Management Partnership juga ikut dalam agenda bersama tersebut.
Kehadiran berbagai pihak memperkuat posisi Open Data Gorontalo sebagai agenda penting pembangunan daerah. Program ini menghubungkan pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan mitra internasional.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemprov Gorontalo menargetkan tata kelola data yang lebih terbuka, rapi, dan bermanfaat. Pada akhirnya, data harus mendorong keputusan yang lebih cepat dan berdampak bagi masyarakat.
- Warga Blokir Perbatasan Pinogaluman, Gorontalo Sulut
- 25 Dapur MBG di Gorontalo Ditutup Sementara, Wagub Idah Sidak Subuh dan Desak Perbaikan Segera
