Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menunjukkan keseriusan mendorong percepatan peresmian Pelabuhan Kotabunan. Hal itu tercermin dalam audiensi langsung Bupati Boltim Oskar Manoppo bersama jajaran pimpinan DPRD dengan Direktur Kepelabuhan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Muhammad Anto Julianto, Rabu (28/1/2026).
Audiensi tersebut secara khusus membahas rencana peresmian Pelabuhan Kotabunan serta penguatan fungsi kepelabuhanan di Boltim. Pertemuan ini dihadiri Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, Wakil Ketua DPRD Medy Lensun, serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Boltim, Samsurizal Korompot.
Kehadiran unsur eksekutif dan legislatif secara bersamaan dinilai sebagai sinyal kuat bahwa dorongan percepatan peresmian Pelabuhan Kotabunan bukan sekadar wacana, melainkan agenda yang telah dipersiapkan secara politik dan fiskal oleh pemerintah daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Oskar Manoppo menegaskan bahwa Pelabuhan Kotabunan memiliki posisi strategis dan sudah seharusnya segera dioperasionalkan secara optimal. Menurutnya, penundaan peresmian dan penguatan fungsi pelabuhan berpotensi menghambat laju distribusi barang serta pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami mendorong optimalisasi Pelabuhan Kotabunan agar dapat berfungsi secara maksimal sebagai pusat distribusi dan mendukung konektivitas antarwilayah,” ujar Oskar Manoppo.
Oskar menambahkan, Pemkab Boltim berkomitmen mendukung optimalisasi pelabuhan melalui sinergi dengan Kementerian Perhubungan, termasuk kesiapan daerah dalam menyesuaikan kebijakan dan dukungan anggaran sesuai kewenangan.
Lebih lanjut, Oskar berharap percepatan peresmian Pelabuhan Kotabunan dapat segera diikuti dengan peningkatan layanan kepelabuhanan. Dengan demikian, pelabuhan tersebut tidak hanya menjadi simbol infrastruktur, tetapi benar-benar berfungsi mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan pembangunan daerah.
“Saya berharap proses peresmian Pelabuhan Kotabunan dapat segera dilaksanakan dan diikuti dengan peningkatan layanan kepelabuhanan. Tujuannya, agar pelabuhan daerah mampu berkontribusi secara optimal terhadap pembangunan nasional, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan regional,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Kepelabuhan Kementerian Perhubungan RI, Muhammad Anto Julianto, menyambut baik langkah koordinasi yang Pemkab Boltim lakukan. Ia menegaskan bahwa penguatan peran pelabuhan daerah harus secara terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan. (ril/aah)
- Ambisi Besar Yulius Komaling: Transformasi Pelabuhan Bitung Menjadi Terbesar di Indonesia Timur
- 75 Ekor Tikus Siap Konsumsi Disita di Pelabuhan Gorontalo
- Pertama Kali di Indonesia, Buruh Pelabuhan Ikut Diklat Kemenhub
