Pemerintah Kota Kotamobagu memastikan Pasar Senggol 2026 tetap bergulir dengan aman dan tertib menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Tradisi tahunan ini diproyeksikan menjadi motor ekonomi rakyat sekaligus ruang belanja yang nyaman bagi masyarakat.
Komitmen tersebut menguat dalam rapat koordinasi Pemkot bersama Forkopimda di Cafe D’Sabua, Kamis (5/2/2026). Forum itu menyatukan langkah antara pemerintah, kepolisian, dan pemangku kepentingan untuk mematangkan konsep pelaksanaan.
Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto, SIK, MH menegaskan kesiapan aparat mengawal setiap tahapan. Pasar Senggol dikenal sebagai titik keramaian terbesar jelang lebaran, sehingga membutuhkan pengaturan matang.
Prioritas pertama menyasar kelancaran lalu lintas. Lokasi pasar tidak boleh menghambat mobilitas kendaraan maupun keselamatan pejalan kaki. Tim teknis akan mengkaji titik terbaik secara terukur.
Ketertiban umum menjadi fokus berikutnya. Polres mengingatkan pentingnya penataan lapak agar tidak memicu kemacetan baru atau gesekan antar pedagang dan pengunjung.
Aspek keamanan mendapat perhatian khusus. Dengan ribuan warga memadati area setiap hari, pengawasan diarahkan pada titik rawan untuk mencegah kriminalitas dan menjamin transaksi berjalan kondusif.
Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, SpM menegaskan dukungan penuh terhadap gelaran ini. Menurutnya, Pasar Senggol telah melekat sebagai identitas sosial dan ekonomi masyarakat.
“Kami mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat sekaligus memudahkan warga memenuhi kebutuhan hari raya,” tegas Weny Gaib.
Asisten I Bidang Pemerintahan Sahaya Mokoginta, SSTP, ME memaparkan evaluasi tahun sebelumnya. Ia menilai penentuan lokasi menjadi kunci sukses penyelenggaraan.
Saat ini pemerintah menimbang tiga alternatif tempat. Setiap opsi diuji dari sisi akses, keamanan, daya tampung, dan kenyamanan publik.
Pemkot ingin Pasar Senggol tidak sekadar ramai, tetapi tertata. Standar kebersihan, parkir, dan jalur evakuasi masuk dalam desain operasional.
Sinergi lintas lembaga menjadi kekuatan utama. Pemkot, Polres, dan Forkopimda berkomitmen mengawal tradisi ini agar memberi manfaat maksimal tanpa mengabaikan keselamatan.
Dengan persiapan matang, Pasar Senggol 2026 diharapkan menjadi contoh pengelolaan pasar rakyat modern: hidup, produktif, namun tetap disiplin dan ramah bagi semua.
- Pasar Senggol Boroko: Geliat Ekonomi Baru di Bolmut yang Memikat Hati
- Inovasi Meriahkan Lebaran: Pemkab Siapkan Pasar Senggol untuk Masyarakat di LKB
- Pemkot Kotamobagu Resmikan Skema Perlindungan untuk Pekerja Rentan Mendapat Jaminan Kecelakaan dan Kematian
