Penanganan Pascabanjir Solimandungan Capai 90 Persen, BPBD Bolmong Percepat Pemulihan

Penanganan pascabanjir Solimandungan di Kecamatan Bolaang terus dikebut. BPBD Bolmong mencatat pembersihan lumpur dan sampah sisa banjir sudah mencapai lebih dari 90 persen.

Penanganan pascabanjir Solimandungan di Kabupaten Bolaang Mongondow terus menunjukkan progres positif. Hingga kini, pembersihan lumpur dan sampah sisa banjir sudah mencapai lebih dari 90 persen.

Wilayah yang menjadi fokus penanganan berada di Desa Solimandungan dan Solimandungan II, Kecamatan Bolaang. Pemerintah daerah terus menggerakkan tim gabungan untuk mempercepat pemulihan lingkungan warga.

Kepala BPBD Bolaang Mongondow, Chandra Mokoginta, mengatakan pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi lapangan. Langkah ini dilakukan agar seluruh pekerjaan penanganan berjalan cepat dan terarah.

Menurutnya, sisa pekerjaan saat ini berfokus pada pengangkutan lumpur dari lorong-lorong permukiman. Material tersebut dikumpulkan di jalan utama sebelum diangkut oleh Balai Pelaksanaan Jalan.

Pembersihan Sudah Lewati 90 Persen

Chandra menjelaskan bahwa penanganan pascabanjir Solimandungan memasuki tahap akhir. Sebagian besar lumpur dan sampah yang menutup lingkungan warga telah dibersihkan.

“Untuk sementara posisi penanganan pembersihan lumpur dan sisa-sisa sampah sudah di atas 90 persen,” ujar Chandra.

Ia menambahkan, petugas kini mengangkut lumpur dari lorong rumah penduduk. Setelah itu, material dibuang sementara ke jalan utama untuk penanganan lanjutan.

“Saat ini yang tersisa adalah lumpur yang diangkut dari lorong-lorong rumah penduduk dan dibuang ke jalan utama. Kemudian akan diangkut dan ditindaklanjuti oleh Balai Jalan,” katanya.

Lapangan Solimandungan II Masih Jadi Fokus

Selain lorong permukiman, pemerintah juga menargetkan pembersihan lapangan Desa Solimandungan II. Area tersebut masih menyimpan tumpukan lumpur yang membutuhkan penanganan lanjutan.

Chandra menyebut titik itu penting untuk segera dibersihkan. Sebab, warga membutuhkan ruang publik yang aman untuk kembali beraktivitas.

Selanjutnya, tim lapangan akan menata alur pembersihan agar pekerjaan lebih efektif. Dengan begitu, proses pemulihan bisa bergerak tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.

Pemerintah daerah berharap seluruh titik terdampak segera kembali normal. Karena itu, BPBD Bolmong terus memantau perkembangan setiap hari.

Normalisasi Sungai Berjalan untuk Cegah Banjir Susulan

Penanganan pascabanjir Solimandungan tidak hanya berfokus pada pembersihan lingkungan. Pemerintah juga mendorong normalisasi sungai untuk mengurangi risiko banjir susulan.

Kegiatan normalisasi tersebut telah berjalan di wilayah terdampak. Saat ini, Balai Wilayah Sungai menangani proses tersebut sesuai kewenangannya.

Upaya ini menjadi langkah penting dalam pemulihan jangka menengah. Selain membersihkan dampak banjir, pemerintah ingin menekan potensi bencana berulang.

Dengan normalisasi sungai, aliran air diharapkan kembali lancar. Masyarakat pun dapat merasa lebih aman saat intensitas hujan meningkat.

Pemerintah Daerah Kawal Pemulihan Warga

Chandra menegaskan bahwa seluruh proses penanganan berjalan sesuai arahan Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow. Menurutnya, pemerintah daerah memberi perhatian serius terhadap pemulihan warga terdampak.

“Sebagai penanggung jawab lapangan, BPBD terus memberikan informasi dan melakukan koordinasi sesuai perintah Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati,” ujar Chandra.

Ia menambahkan, BPBD terus memastikan setiap kebutuhan lapangan mendapat respons cepat. Koordinasi lintas instansi juga terus diperkuat agar pemulihan berjalan maksimal.

“Pemerintah daerah berkomitmen memastikan seluruh proses penanganan dan pemulihan berjalan maksimal,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow berharap pembersihan segera rampung. Dengan demikian, masyarakat Solimandungan dan Solimandungan II dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.

Exit mobile version