Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow menetapkan skema pengaturan lalu lintas Jembatan Kaiya selama proyek berjalan. Keputusan ini lahir dari rapat koordinasi lintas instansi pada Rabu (11/2) untuk memastikan keselamatan pekerja dan pengguna jalan.
Rapat menghadirkan Balai Jalan Provinsi Sulawesi Utara, BPJN Sulut, Dinas PUPR Bolmong, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan. Forum menyepakati penutupan Jembatan Kaiya secara total pada dua sesi, yaitu pukul 09.00–10.30 WITA dan 13.30–14.30 WITA.
Sistem Buka-Tutup Berlaku di Luar Jam Penutupan
Di luar waktu tersebut, petugas memberlakukan sistem buka-tutup bergantian dua arah. Tim lapangan mengendalikan arus kendaraan agar tetap mengalir tanpa mengganggu pekerjaan konstruksi.
Pemkab menegaskan kebijakan ini bersifat sementara. Pemerintah akan mengevaluasi pola lalu lintas sesuai perkembangan rehabilitasi Jembatan Kaiya dan kebutuhan teknis di lapangan.
Proyek Dikerjakan BPJN Sulut Senilai Rp10,88 Miliar
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulut di bawah Ditjen Bina Marga menjalankan proyek strategis ini. Surat pemberitahuan tertanggal 22 Januari 2026 menetapkan lokasi pekerjaan di Kelurahan Inobonto I STA 0+070.
Kontraktor PT Tata Tou Nustar mengerjakan proyek dengan nilai kontrak Rp10,88 miliar. Pekerjaan berlangsung selama 210 hari kalender, mulai 11 Desember 2025 hingga 8 Juli 2026.
Lingkup kegiatan mencakup penggantian lantai jembatan sepanjang 60 meter pada satu sisi bentang arah Inobonto. Proyek BPJN Sulut ini menjadi prioritas untuk menjaga konektivitas di jalur nasional Bolmong.
Kendaraan di Atas 10 Ton Dibatasi
Selama pekerjaan, pemerintah menerapkan pembatasan kendaraan Jembatan Kaiya maksimal 10 ton. Aturan ini melindungi struktur jembatan yang sedang direhabilitasi dan mengurangi risiko kecelakaan.
Pemkab berharap perbaikan infrastruktur Bolmong ini meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Setelah proyek tuntas, daya dukung jembatan diproyeksikan lebih kuat untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Bolaang Mongondow Raya.
- Bupati Boltim Oskar Manoppo Terima Kunker DPR RI, Infrastruktur Jalan dan Jembatan Jadi Fokus
- Misteri Pengemudi Mobil Rusak di Jembatan Motongkad Utara Boltim Diduga Pelaku Tabrak Lari
- Drama Rumah Dinas Gulantu: Evaluasi, Rehabilitasi, dan Tantangan Hukum yang Menghantui
