Tahlis Gallang Purna Tugas, Pemprov Sulut Bersiap Tunjuk Plh atau Plt Sekprov Baru

Berakhirnya masa jabatan Penjabat Sekprov memicu bursa kandidat internal dan kemungkinan intervensi Kemendagri

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Tahlis Gallang, resmi menuntaskan masa tugasnya pada Rabu (5/2/2026). Perpanjangan jabatan yang ia emban telah mencapai batas maksimal sesuai regulasi. Pemerintah Provinsi kini bersiap menunjuk pejabat sementara untuk menjaga kesinambungan birokrasi.

Kepastian Pergantian Pimpinan

Gallang memastikan proses peralihan akan berjalan tertib. Ia menegaskan penunjukan pengganti segera dilakukan, baik dalam bentuk Pelaksana Harian (Plh) maupun Pelaksana Tugas (Plt).

“Perpanjangan saya sudah sesuai aturan. Besok akan ada penunjukan pejabat sementara,” ujar Gallang kepada media.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay atas kepercayaan yang diberikan selama masa transisi pemerintahan sejak 2025.

Bursa Nama Menghangat

Berakhirnya masa tugas Gallang memicu dinamika di internal Pemprov Sulut. Sejumlah nama pejabat senior menguat sebagai kandidat.

Tiga figur internal paling sering disebut:

Di luar nama internal, beredar pula skenario penunjukan dari pusat. Jika terjadi kekosongan mendesak, Dr Noudy Tendean disebut berpeluang kembali melalui mekanisme Kemendagri.

Stabilitas Jadi Prioritas

Pergantian Sekprov terjadi pada momen krusial menjelang akhir kuartal pertama 2026. Periode ini menentukan evaluasi program tahunan dan penyesuaian anggaran.

Gallang berharap penggantinya melanjutkan agenda yang sudah berjalan. “Birokrasi harus tetap solid dan fokus melayani masyarakat,” tegasnya.

Menunggu Keputusan Resmi

Hingga berita ini diturunkan, Badan Kepegawaian Daerah Sulut belum mengumumkan nama pejabat sementara. Publik masih menanti keputusan Gubernur yang akan menentukan arah koordinasi pemerintahan ke depan.

Exit mobile version