Trump Panggil Cristiano Ronaldo ke Amerika, Sebut GOAT dan Ajak Gabung MLS

Pesan Trump ke Cristiano Ronaldo Viral, Singgung Piala Dunia 2026 dan Bursa Transfer

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memicu kehebohan setelah Trump panggil Cristiano Ronaldo ke Amerika lewat pesan terbuka di media sosial. Dari Oval Office, Trump secara langsung menyebut megabintang Portugal itu sebagai pemain terhebat sepanjang masa dan meminta sang striker segera datang ke AS.

“Ronaldo, Anda adalah yang terhebat sepanjang masa. Kami membutuhkan Anda di Amerika. Bergeraklah sekarang,” tegas Trump dalam video yang diunggah di akun TikTok resminya.

Unggahan itu semakin ramai dibicarakan karena menampilkan video berbasis AI yang memperlihatkan Trump dan Ronaldo bermain sepak bola bersama di Gedung Putih.

Piala Dunia 2026 atau Sinyal ke MLS?

Banyak analis membaca momen saat Trump panggil Cristiano Ronaldo ke Amerika bukan sekadar candaan politik. Pesan itu muncul menjelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mulai 11 Juni.

Namun ada tafsir lain yang tak kalah kuat. Trump diduga sedang membuka jalan agar Ronaldo meninggalkan Arab Saudi dan merapat ke Major League Soccer (MLS). Apalagi musim MLS baru saja dimulai. Jika Ronaldo datang, ia berpotensi langsung bersaing dengan Lionel Messi dan mengangkat pamor liga Amerika.

Spekulasi makin liar karena Ronaldo dikabarkan sempat bersitegang dengan pengelola Saudi Pro League.

Ketegangan dengan Saudi Pro League

Sebelum pesan itu viral, Ronaldo sempat absen dalam dua laga Al Nassr. Ia melakukan protes simbolis terhadap kebijakan Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi, khususnya soal manajemen klub dan anggaran transfer.

Meski begitu, Ronaldo sudah kembali merumput. Ia bahkan mencetak dua gol saat Al Nassr menghadapi Al Hazem. Kendati performanya tetap tajam, laporan menyebutkan sang kapten belum sepenuhnya puas dengan situasi internal klub.

Jika tuntutannya tak dipenuhi, Ronaldo disebut bisa mempertimbangkan hengkang pada jendela transfer berikutnya. Dalam konteks itu, ajakan ketika Trump panggil Cristiano Ronaldo ke Amerika terasa semakin relevan.

Hubungan Hangat Trump dan Ronaldo

Interaksi ini bukan yang pertama. Trump dan Ronaldo pernah bertemu dalam jamuan kenegaraan di Gedung Putih pada November 2025, saat Amerika menjamu Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman.

Dalam kesempatan itu, Trump berkelakar bahwa putranya, Barron, menjadi “lebih menghormati ayahnya” setelah bertemu Ronaldo. Momen tersebut memperlihatkan kedekatan personal di antara keduanya.

Ronaldo kemudian membalas dengan pesan penuh apresiasi di media sosial. Ia berterima kasih atas undangan dan sambutan hangat yang diterimanya bersama pasangannya, Georgina Rodriguez. Ia juga menyatakan kesiapan untuk menginspirasi generasi baru melalui nilai keberanian, tanggung jawab, dan perdamaian.

Apakah Ronaldo Akan Pindah ke Amerika?

Kini publik menunggu langkah berikutnya. Apakah ajakan saat Trump panggil Cristiano Ronaldo ke Amerika hanya bagian dari strategi komunikasi politik, atau benar-benar sinyal transfer besar ke MLS?

Yang jelas, pernyataan tersebut berhasil mengguncang jagat sepak bola global dan membuka ruang spekulasi baru menjelang Piala Dunia 2026.

Exit mobile version