Wabup Boltim Tegaskan Penanganan Kasus Perempuan dan Anak Harus Profesional

Wakil Bupati (Wabup) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Argo Vinsensius Sumaiku, menegaskan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak harus dilakukan secara profesional dan tepat sasaran.

Penegasan itu disampaikan Argo saat membuka Kegiatan Pelatihan Manajemen Kasus dan Standar Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Boltim di Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Rabu (20/05/2026) pagi.

Menurut Argo, penanganan kasus perempuan dan anak tidak cukup hanya mengandalkan niat baik. Penanganan korban, kata dia, membutuhkan langkah yang terukur agar pendampingan dan perlindungan berjalan sesuai kebutuhan.

“Penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak cukup hanya bermodalkan niat baik semata. Kita memerlukan pendekatan yang sistematis, terukur, serta profesional agar penanganannya tepat sasaran,” kata Argo.

Ia juga meminta seluruh pihak memperkuat koordinasi dalam upaya perlindungan perempuan dan anak di Boltim.

“Mari kita bersama-sama menguatkan tekad, komitmen, dan bersinergi menyatukan langkah,” pinta Argo.

Selain itu, Argo menyebut Pemkab Boltim terus menunjukkan komitmen terhadap perlindungan anak. Komitmen itu dibuktikan dengan keberhasilan daerah mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak selama tiga tahun berturut-turut.

“Upaya mewujudkan masyarakat yang cinta anak ini merupakan wujud nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur yang telah sukses mempertahankan predikat sebagai Kabupaten Layak Anak selama 3 tahun berturut-turut,” tegasnya. (ril/aah)

Exit mobile version