DOHA – Zhu Yuling menegaskan statusnya sebagai salah satu ikon tenis meja dunia. Mantan peringkat satu dunia itu sukses merebut gelar WTT Champions Doha 2026 usai menundukkan unggulan ketiga Chen Xingtong dengan skor dramatis 4-2 pada partai final di Lusail Sports Arena.
Kemenangan ini menjadi tonggak penting dalam kisah kebangkitan Zhu Yuling setelah empat tahun absen dari kompetisi internasional. Gelar tersebut sekaligus menjadi trofi WTT Champions pertama yang ia raih sejak resmi kembali ke arena pada September 2024.
Final Ketat, Zhu Yuling Menang Lewat Mental Baja
Final berlangsung panas sejak gim pertama. Chen Xingtong langsung mengambil inisiatif serangan dan memaksa Zhu bermain di bawah tekanan. Meski sempat memberi perlawanan di akhir gim, Zhu harus mengakui keunggulan Chen pada pembuka laga.
Pertarungan memanas di gim kedua. Reli cepat dan duel backhand keras silih berganti menghentak arena. Zhu akhirnya menyamakan kedudukan setelah pukulan penentu Chen gagal menyeberang net.
Momentum kembali berpihak kepada Chen pada gim ketiga. Ia tampil agresif dan unggul cepat. Namun Zhu tak tinggal diam. Ia bangkit di gim keempat, menjaga peluang tetap hidup dan memaksa laga berlanjut ke fase krusial.
Time Out Jadi Titik Balik Kemenangan
Gim kelima menjadi titik balik pertandingan. Saat keunggulan Zhu tergerus, ia mengambil time out di momen genting. Keputusan itu terbukti jitu. Zhu mengunci tiga poin beruntun dan untuk pertama kalinya memimpin jalannya final.
Tekanan mental mulai berbalik arah. Di gim keenam, Chen sempat membuka peluang memaksa laga ke gim ketujuh. Namun dewi fortuna berpihak kepada Zhu. Bola tipis menyentuh tepi meja, mengubah arah pertandingan.
Kesalahan terakhir Chen pada poin krusial memastikan kemenangan Zhu Yuling. Laga berakhir, tangan terangkat, dan trofi ungu pun resmi menjadi miliknya.
Zhu Yuling: Bertanding Tanpa Penyesalan
Usai laga, Zhu Yuling mengaku kemenangan ini menguras fisik dan mentalnya. Ia menyebut final Doha sebagai ujian terberat sejak comeback.
Menurut Zhu, ia kini menjalani setiap pertandingan seolah menjadi yang terakhir dalam kariernya. Prinsip itu yang membuatnya tampil habis-habisan dan tanpa ragu di setiap poin penting.
Awal Sempurna Zhu Yuling di 2026
Gelar WTT Champions Doha 2026 menjadi awal ideal bagi Zhu Yuling di tahun 2026, sekaligus melanjutkan tren positif setelah menjuarai United States Smash 2025 musim lalu.
Sementara itu, Chen Xingtong harus kembali menunda gelar WTT Champions keduanya. Setelah sukses di Yokohama tahun lalu, ambisinya di Doha harus terhenti di ambang juara.
- Juara WTT MACAO 2022 Final Tunggal Putri: SUN Yingsha Masih Unngul Atas CHEN Xingtong
- Qian Tianyi dan Chen Xingtong Raih Gelar Juara Ganda Putri di China Smash 2024
- Chen Meng Berjaya di Saudi Smash 2024: Ratu di Ring Tenis Meja!
