DPRD Provinsi Gorontalo 2025: 45 Anggota dari 10 Parpol, Keputusan Melonjak Dua Kali Lipat Jadi 200

DPRD Provinsi Gorontalo mencetak kinerja legislatif yang sangat signifikan di 2025. Total keputusan yang dihasilkan menembus angka 200 – naik drastis dari 98 keputusan pada 2024 dan 120 keputusan pada 2023.

Lonjakan dua kali lipat ini mencerminkan intensitas kerja dewan yang jauh lebih tinggi, terutama terlihat dari meledaknya jumlah Rapat Paripurna dan Rapat Badan Kehormatan sepanjang tahun 2025.

Dari 45 total anggota DPRD Provinsi Gorontalo 2025, Partai Golkar tampil sebagai kekuatan terbesar dengan 8 kursi – terdiri dari 6 anggota laki-laki dan 2 perempuan.

Berikut komposisi lengkap 10 partai politik di DPRD Gorontalo:

Partai Politik Laki-Laki Perempuan Total
Golkar 6 2 8
PDIP 5 2 7
Nasdem 5 2 7
PKS 5 5
PPP 3 1 4
Gerindra 4 2 6
PAN 2 1 3
Demokrat 2 1 3
Hanura 1 1
PKB 1 1
Total 34 11 45

PDIP dan Nasdem berbagi posisi kedua dengan 7 kursi masing-masing, disusul Gerindra dengan 6 kursi dan PKS dengan 5 kursi.

Dari 45 anggota DPRD Provinsi Gorontalo, hanya 11 orang perempuan atau 24,4% dari total keanggotaan. Sementara 34 anggota laki-laki mendominasi dengan 75,6%.

Tiga partai – PKS, Hanura, dan PKB – bahkan tidak menempatkan satu pun anggota perempuan di DPRD Provinsi. Angka representasi ini masih jauh dari kuota ideal 30% keterwakilan perempuan yang diamanatkan undang-undang pemilu.

Di tingkat kabupaten dan kota, total anggota DPRD se-Provinsi Gorontalo mencapai 170 orang pada 2025. Rinciannya: 139 laki-laki dan 31 perempuan.

Kabupaten Gorontalo memimpin dengan jumlah anggota DPRD terbanyak yakni 40 orang (36 laki-laki, 4 perempuan), sementara Kota Gorontalo mengikuti dengan 30 anggota (27 laki-laki, 3 perempuan).

Kabupaten/Kota Laki-Laki Perempuan Total
Kabupaten Boalemo 18 7 25
Kabupaten Gorontalo 36 4 40
Kabupaten Pohuwato 20 5 25
Kabupaten Bone Bolango 22 3 25
Kabupaten Gorontalo Utara 16 9 25
Kota Gorontalo 27 3 30
Total 139 31 170

Menariknya, Kabupaten Gorontalo Utara mencatat keterwakilan perempuan tertinggi di antara kabupaten/kota dengan 9 anggota perempuan dari 25 total – atau 36% – melampaui ambang batas kuota 30%.

Dua jenis kegiatan DPRD yang mencatat lonjakan paling ekstrem di 2025 adalah:

Lonjakan Rapat Badan Kehormatan yang sangat tajam ini patut dicermati, karena lazimnya menandakan meningkatnya penanganan kasus pelanggaran etik anggota dewan sepanjang 2025.

Jenis Keputusan 2023 2024 2025
Peraturan Daerah 4 4 6
Keputusan DPRD/Legislatif 16 21 20
Keputusan Pimpinan Sidang 4 4 4
Rapat Paripurna 31 31 66
Rapat Panitia Musyawarah 19 8 14
Rapat Badan Kehormatan 7 2 46
Rapat Anggaran 30 19 35
Rapat Badan Pembentukan Perda 8 8 6
Rekomendasi 1 1 3
Total 120 98 200

Di sisi produk legislasi, DPRD Provinsi Gorontalo berhasil mengesahkan 6 Peraturan Daerah pada 2025 – naik dari 4 Perda pada dua tahun sebelumnya. Jumlah rekomendasi dewan juga meningkat dari 1 menjadi 3 rekomendasi, menandakan dewan semakin aktif mengawasi jalannya pemerintahan daerah.

Sumber
Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo
Exit mobile version