Jl. Kemang Boroko Timur, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, 95765
Email: redaksi@waktu.news
· Telepon: 08122225381
· WhatsApp: 08122225381
Dokumen Berita
23 Februari 2024, 10:24
WITA
WN-20240223-003047
Naik Drastis! Dana Transfer ke Daerah Lonjak 50% Mendekati Pilpres 2024!
Dana Transfer ke Daerah (TKD) mencatat lonjakan dramatis sebesar 50,85% pada awal tahun ini, menggapai angka fantastis sebesar Rp 87,8 triliun! Ini bukanlah angka biasa-biasa, teman-teman. Menurut Sri Mulyani, lonjakan ini memang 'naik cukup besar' dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Apa yang mendasari lo
Oleh
Mahdiyah Sanggilalung
Editor:
Redaksi
23 Februari 2024, 10:24
WITA
2
menit baca
1.602 kali dibaca
Pic: CNBC Indonesia/Muhammad Sabki
Kerja Sama
Dana Transfer ke Daerah (TKD) mencatat lonjakan dramatis sebesar 50,85% pada awal tahun ini, menggapai angka fantastis sebesar Rp 87,8 triliun! Ini bukanlah angka biasa-biasa, teman-teman. Menurut Sri Mulyani, lonjakan ini memang 'naik cukup besar' dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Apa yang mendasari lonjakan besar ini? Ternyata, penyaluran dana alokasi khusus (DAK) non-fisik meroket hingga Rp 27,5 triliun, sementara pada tahun sebelumnya, realisasinya belum ada. Selain itu, penyaluran dana bagi hasil (DBH) juga mengalami kenaikan signifikan, mencapai Rp 13,2 triliun dari Rp 10,8 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Tak hanya itu, sorotan juga tertuju pada dana desa yang mencapai Rp 1,9 triliun. "Dana desa kita salurkan Rp 1,9 triliun, atau 2,7% ini lebih tinggi karena di desa kepatuhan menyelesaikan APBDes semakin baik sehingga kita bisa menyalurkan setelah persyaratan terpenuhi," ujar Sri Mulyani, mengungkapkan alasan di balik peningkatan tersebut.
Namun, di tengah lonjakan yang gemilang, terdapat penyaluran TKD yang mengalami kontraksi. Dana alokasi umum (DAU) mencatat penurunan menjadi Rp 45,2 triliun dari Rp 47,4 triliun pada Januari 2023. "DAU perlu untuk menyampaikan laporan realisasi belanja pegawai dalam bentuk gaji ASN atau PNS daerah dan PPPK, ini untuk meyakinkan APBD melaksanakan kewajiban pembayaran gaji," tegas Sri Mulyani.
Dengan lonjakan yang mencolok ini, tentu saja masyarakat dibuat penasaran, apakah ini ada kaitannya dengan perhelatan besar Pilpres 2024? Semuanya masih menjadi tanda tanya besar. Tetapi satu yang pasti, dinamika politik selalu mengiringi setiap lonjakan anggaran yang tidak terduga!
Dukungan pembaca membantu Waktu.News terus menghadirkan kerja jurnalistik untuk masyarakat.
Dukungan dari artikel ini tercatat sebagai
apresiasi terhadap karya jurnalistik
Mahdiyah Sanggilalung.
Mulai Rp10.000
Dukungan tidak memengaruhi independensi, isi, sudut pandang, maupun keputusan editorial Waktu.News.
Waktu.News Reader Support
Dukung karya jurnalistik ini
Artikel
Naik Drastis! Dana Transfer ke Daerah Lonjak 50% Mendekati Pilpres 2024!
Oleh Mahdiyah Sanggilalung
Dukungan
Belum dipilih
PenerimaPT Voice News Network
✓
Instruksi Transfer Bank
Transaksi telah dibuat dan menunggu transfer serta verifikasi.
Kode Dukungan
—
Nominal Transfer
—
Penerima—
Penting
Transfer sesuai nominal transaksi.
Status dukungan tetap Pending sampai
pembayaran diverifikasi Waktu.News.
Pilih nominal dukungan terlebih dahulu.
Informasi dan verifikasi dokumen
Penulis: Mahdiyah Sanggilalung
Editor: Redaksi Waktu.News
ID dokumen: WN-20240223-003047
Kode verifikasi: DE3C3C9F06B0
Dokumen ini merupakan salinan cetak artikel resmi.
Pindai QR pada kepala dokumen atau kunjungi URL sumber
untuk memeriksa versi daring terbaru.