Indeks Pembangunan Manusia Gorontalo 2025 Naik ke 72,62 – Kota Gorontalo Tertinggi, Boalemo Masih Tertinggal

BPS Catat IPM Provinsi Gorontalo Tumbuh Konsisten Empat Tahun Berturut-turut sejak 2022, Semua Kabupaten/Kota Alami Peningkatan

Gorontalo, 29 Maret 2026 | Indeks Pembangunan Manusia Gorontalo 2025 mencatat capaian terbaik dalam empat tahun terakhir. Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Seri Berita Resmi Statistik Indeks Pembangunan Manusia melaporkan IPM Provinsi Gorontalo naik menjadi 72,62 pada 2025 – tumbuh dari 72,01 di tahun 2024, dan terus meningkat sejak angka 70,62 yang tercatat pada 2022.

Data IPM Gorontalo 2022–2025 memperlihatkan tren kenaikan yang stabil dan konsisten tanpa satu pun tahun mengalami penurunan. Dalam kurun empat tahun, IPM provinsi ini tumbuh sebesar 2,00 poin – dari 70,62 pada 2022 menjadi 72,62 pada 2025.

Pertumbuhan ini mencerminkan perbaikan nyata di tiga dimensi utama pembangunan manusia: umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, serta standar hidup layak yang terus membaik di seluruh wilayah Gorontalo.

Tren kenaikan IPM provinsi secara lengkap tercatat sebagai berikut: 70,62 pada 2022, naik ke 71,25 pada 2023, kemudian 72,01 pada 2024, dan mencapai 72,62 pada 2025.

Kota Gorontalo kembali memimpin sebagai wilayah dengan IPM tertinggi di Provinsi Gorontalo selama empat tahun berturut-turut. Pada 2025, IPM Kota Gorontalo menyentuh angka 79,97 – naik dari 79,18 pada 2024, dan terus tumbuh dari posisi 78,22 pada 2022.

Angka ini menempatkan Kota Gorontalo jauh di atas rata-rata provinsi yang berada di angka 72,62. Keunggulan akses pendidikan, layanan kesehatan, dan ekonomi perkotaan menjadi faktor utama yang mendorong IPM kota ini terus melaju.

Kabupaten Bone Bolango konsisten menempati posisi kedua dalam indeks pembangunan manusia Gorontalo selama empat tahun terakhir. IPM kabupaten ini tumbuh dari 71,39 pada 2022 menjadi 73,30 pada 2025 – melampaui rata-rata provinsi dan mencerminkan percepatan pembangunan yang signifikan.

Laju pertumbuhan Bone Bolango yang stabil menjadikannya salah satu kabupaten dengan performa pembangunan manusia paling konsisten di Gorontalo.

Di ujung lain spektrum, Kabupaten Boalemo masih mencatat IPM terendah di antara seluruh kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo. Pada 2025, IPM Boalemo berada di angka 69,89 – naik dari 69,34 pada 2024 dan 67,86 pada 2022.

Meski tren perbaikan terus berjalan, Boalemo belum mampu menembus angka 70 – batas psikologis yang telah dilampaui sebagian besar wilayah lain. Ini menjadi sinyal bahwa kabupaten ini membutuhkan intervensi pembangunan yang lebih intensif, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.

Kabupaten Gorontalo Utara menyusul Boalemo sebagai wilayah dengan IPM terendah kedua, mencatat angka 69,62 pada 2025 – naik dari 68,83 pada 2024.

Berikut gambaran lengkap perjalanan IPM Gorontalo per wilayah selama empat tahun:

Kabupaten Boalemo mencatat IPM 67,86 pada 2022, naik ke 68,78 pada 2023, kemudian 69,34 pada 2024, dan 69,89 pada 2025. Total kenaikan empat tahun sebesar 2,03 poin.

Kabupaten Gorontalo mencatat IPM 69,51 pada 2022, naik ke 70,37 pada 2023, kemudian 70,96 pada 2024, dan 71,54 pada 2025. Total kenaikan empat tahun sebesar 2,03 poin.

Kabupaten Pohuwato mencatat IPM 68,67 pada 2022, naik ke 69,30 pada 2023, kemudian 70,19 pada 2024, dan 70,59 pada 2025. Total kenaikan empat tahun sebesar 1,92 poin.

Kabupaten Bone Bolango mencatat IPM 71,39 pada 2022, naik ke 71,97 pada 2023, kemudian 72,82 pada 2024, dan 73,30 pada 2025. Total kenaikan empat tahun sebesar 1,91 poin.

Kabupaten Gorontalo Utara mencatat IPM 67,41 pada 2022, naik ke 68,00 pada 2023, kemudian 68,83 pada 2024, dan 69,62 pada 2025. Total kenaikan empat tahun sebesar 2,21 poin – salah satu pertumbuhan absolut tertinggi di provinsi ini.

Kota Gorontalo mencatat IPM 78,22 pada 2022, naik ke 78,64 pada 2023, kemudian 79,18 pada 2024, dan 79,97 pada 2025. Total kenaikan empat tahun sebesar 1,75 poin.

Meski masih berada di posisi rendah secara keseluruhan, Kabupaten Gorontalo Utara justru mencatat pertumbuhan IPM tertinggi secara absolut dalam empat tahun – tumbuh 2,21 poin dari 67,41 menjadi 69,62. Ini menunjukkan akselerasi pembangunan manusia yang mulai bergerak lebih cepat di wilayah ini dibanding beberapa kabupaten lainnya.

Capaian Indeks Pembangunan Manusia Gorontalo 2025 sebesar 72,62 menempatkan provinsi ini dalam kategori IPM Tinggi berdasarkan klasifikasi UNDP, yakni di rentang 70–79,99. Seluruh enam kabupaten/kota di Gorontalo kini bergerak menuju atau telah masuk dalam kategori yang sama.

Namun kesenjangan antara Kota Gorontalo yang sudah mendekati angka 80 dengan Boalemo dan Gorontalo Utara yang masih di bawah 70 menjadi pekerjaan rumah yang tidak bisa diabaikan. Pemerintah daerah perlu mempercepat pemerataan akses pendidikan berkualitas, layanan kesehatan, dan pertumbuhan ekonomi inklusif agar seluruh wilayah Gorontalo dapat menikmati manfaat pembangunan secara merata.

Sumber
BPS Provinsi Gorontalo
Exit mobile version