Kamis Mengaji Pemkab Boltara Perkuat Iman dan Spiritual ASN

Kamis Mengaji Pemkab Boltara menjadi agenda rutin untuk membangun spiritualitas ASN, memperkuat disiplin diri, dan menjaga kualitas pelayanan publik.

Kamis Mengaji Pemkab Boltara kembali digelar untuk memperkuat iman, spiritualitas, dan karakter ASN. Kegiatan keagamaan ini berlangsung di Masjid Agung Baiturrahman Boroko, Kamis, 4 Juni 2026.

Bupati Bolaang Mongondow Utara, Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., mengikuti langsung agenda tersebut. Pemerintah daerah menggelar kegiatan ini secara rutin setiap pekan.

Di bawah kepemimpinan Bupati Sirajudin Lasena dan Wakil Bupati Moh. Aditya Pontoh, SIP, Pemkab Boltara terus mendorong pembinaan rohani aparatur. Selain itu, pemerintah ingin membangun kebiasaan positif di lingkungan kerja.

Kegiatan Kamis Mengaji Pemkab Boltara berlangsung dengan pembagian kelompok berdasarkan OPD. Setelah itu, seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin Ustadz Amir Lauma.

Kamis Mengaji Dorong ASN Lebih Tenang dan Disiplin

Bupati Sirajudin Lasena menegaskan bahwa Kamis Mengaji Pemkab Boltara memberi banyak manfaat bagi ASN. Menurutnya, aparatur pemerintah tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis.

Namun, ASN juga perlu memiliki ketenangan hati, kerendahan diri, dan kekuatan spiritual. Nilai tersebut penting karena ASN melayani masyarakat setiap hari.

Sirajudin menjelaskan, membaca dan mendengarkan lantunan ayat suci dapat menghadirkan pahala berlipat. Selain itu, kegiatan tersebut membantu menjauhkan diri dari sifat buruk, kesombongan, dan pikiran negatif.

“Membaca, mempelajari, dan mendengarkan ayat suci memberi banyak manfaat, baik secara spiritual maupun mental,” kata Sirajudin.

Ia menambahkan, Al-Qur’an dapat menenangkan hati dan membentuk pribadi yang lebih berkualitas. Karena itu, pemerintah daerah akan terus menjaga keberlanjutan program ini.

Pemkab Boltara Bangun Kebiasaan Positif di Lingkungan Kerja

Menurut Sirajudin, kegiatan Kamis Mengaji Pemkab Boltara juga membantu meningkatkan fokus ASN. Bahkan, kegiatan ini dapat melatih disiplin diri dan memperkuat kecerdasan spiritual.

Dengan pembinaan rutin, ASN diharapkan mampu bekerja lebih bijak dan bertanggung jawab. Selain itu, nilai keagamaan dapat memperkuat etika pelayanan publik.

Pemerintah daerah menilai pembinaan spiritual memiliki peran penting dalam membentuk aparatur yang berintegritas. Oleh sebab itu, kegiatan keagamaan akan terus menjadi bagian dari agenda rutin Pemkab Boltara.

Sirajudin juga berharap ASN menjadikan kegiatan ini sebagai ruang memperbaiki diri. Terlebih, pelayanan kepada masyarakat membutuhkan hati yang bersih dan sikap rendah hati.

ASN Nasrani Ikuti Ibadah di GPdI Kristus Jawaban

Pada waktu yang sama, ASN beragama Nasrani melaksanakan ibadah di GPdI Kristus Jawaban, Boroko. Ibadah tersebut dipimpin oleh Gembala Brainerd Langitan sebagai khadim.

Langkah ini menunjukkan komitmen Pemkab Boltara dalam menjaga pembinaan rohani secara inklusif. Setiap ASN mendapat ruang untuk memperkuat iman sesuai keyakinannya.

Melalui agenda keagamaan rutin, pemerintah daerah ingin membangun lingkungan kerja yang religius, harmonis, dan produktif. Dengan demikian, ASN Boltara dapat melayani masyarakat dengan semangat yang lebih baik.

Kamis Mengaji Pemkab Boltara tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Lebih dari itu, agenda ini menjadi upaya nyata untuk membentuk ASN yang beriman, disiplin, dan berkarakter kuat.

Exit mobile version