Mabuk Cap Tikus, Pria di Malalayang Hampir Penggal Tangan Temannya dengan Parang

Manado | Kekerasan brutal akibat miras cap tikus kembali mengguncang Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Selasa (31/3/2026). DK alias Daniel Kapantow (32) menebas tangan kiri temannya sendiri, JA alias Joshua Adipati (20), menggunakan parang hingga nyaris putus setelah keduanya terlibat adu mulut saat pesta minuman keras.

Peristiwa berdarah ini bermula dari sesi pesta miras jenis cap tikus di sebuah rumah kos milik Hesty, Kelurahan Malalayang Satu Barat, Kecamatan Malalayang, sekitar pukul 14.00 WITA.

Dalam kondisi mabuk berat, pelaku meminta rokok kepada korban. Karena korban tidak memiliki rokok, pelaku langsung tersulut emosi dan memulai adu mulut yang dengan cepat berubah menjadi aksi kekerasan tak terkendali.

Pelaku menghajar korban tanpa ampun – memukul wajah dan menendang perut korban hingga tersungkur tak berdaya.

Belum puas, pelaku mengambil parang dan secara membabi buta menebas korban. Tebasan keras itu menghantam tangan kiri Joshua hingga mengalami luka robek parah dan nyaris putus.

Melihat korban bersimbah darah, pelaku panik dan langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian.

Pelaku sempat berlindung di rumah seorang rekan, namun justru kembali membuat keributan karena masih berada di bawah pengaruh alkohol. Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi.

Tim Buser Reskrim Polsek Malalayang di bawah pimpinan Panit Tiga Buser Aipda Syamsuddin JK, bersama Aipda Fandi Adompo, melakukan penyelidikan intensif. Berbekal keterangan sejumlah saksi, termasuk pacar pelaku berinisial RM (29), aparat berhasil meringkus Daniel Kapantow dalam waktu kurang dari 12 jam beserta barang bukti parang.

“Pelaku sudah kami amankan dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” tegas Aipda Syamsuddin.

Kapolsek Malalayang, AKP Jusman Mori, S.I.K., M.M., membenarkan insiden tersebut dan menegaskan bahwa miras sekali lagi menjadi akar utama tindak kekerasan di wilayah hukumnya.

Sementara itu, korban Joshua Adipati kini menjalani perawatan intensif di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Malalayang akibat luka serius pada tangan kirinya.

Exit mobile version