Oskar-Argo Tutup Java Culture Fest Boltim 2026

Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo bersama Wakil Bupati (Wabup) Argo Vinsensius Sumaiku resmi menutup Java Culture Fest (JCF) Boltim 2026 di Lapangan Arjuna Purworejo, Sabtu (16/5/2026).

Penutupan festival budaya tahunan itu berlangsung meriah. Warga memadati lokasi acara sejak pagi hingga malam hari. Kirab budaya dan prosesi penjemputan adat ikut mewarnai jalannya kegiatan.

Ketua TP-PKK Boltim Rosita Pobela bersama Staf Ahli I TP-PKK Boltim Lucia Kristina Mokoginta turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Bupati Boltim Oskar Manoppo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada panitia, pelaku UMKM, komunitas seni budaya, sponsor, hingga masyarakat yang ikut menyukseskan JCF tahun ini.

Menurut dia, Java Culture Fest bukan hanya agenda hiburan semata. Oskar menilai festival budaya tersebut menjadi ruang kebersamaan di tengah masyarakat Boltim yang beragam.

“Perbedaan suku, budaya, dan tradisi bukanlah penghalang untuk hidup berdampingan. Melainkan kekuatan besar untuk membangun daerah yang damai, harmonis, dan maju bersama,” ujarnya.

JCF Boltim Dorong UMKM dan Budaya Lokal

Oskar menjelaskan tema JCF tahun ini, yakni “Gangsal Angsal”. Tema tersebut menggambarkan harapan, usaha, dan kebersamaan dalam kehidupan masyarakat.

Ia juga mengatakan nilai itu tercermin dalam berbagai kegiatan selama festival berlangsung. Mulai dari doa bersama, pertunjukan seni budaya, edukasi tradisi, hingga keterlibatan pelaku UMKM dalam Pasar Kangen.

Menurut Oskar, pelaksanaan JCF selama enam hari ikut memberi dampak ekonomi bagi masyarakat, terutama pelaku usaha kuliner, kerajinan, dan ekonomi kreatif lokal.

“Nilai luhur kebersamaan ini sangat selaras dengan falsafah hidup masyarakat Bolaang Mongondow Timur, yakni Mototompia’an, Mototabia’an, bo Mototnoban,” katanya.

Di akhir sambutan, Oskar mengajak masyarakat menjaga persatuan dan terus memperkuat semangat gotong royong di Boltim.

Ia pun menutup pidato dengan pantun bernuansa Jawa yang langsung mendapat tepuk tangan warga.

“Mangan pecel di pinggir dalan, estehnya diminum pelan-pelan. Terima kasih sedulur semua yang sudah hadir dan bertahan. JCF pamit, sampai ketemu tahun depan!” ucapnya.

Usai sambutan, Oskar dan Argo melakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan.

Suasana semakin meriah saat Bupati dan Wabup bersama Ketua TP PKK dan Staf Ahli I TP PKK Boltim naik ke atas panggung dan menyanyikan beberapa lagu Jawa dengan iringan musik dangdut. Warga yang hadir tampak ikut bernyanyi bersama.

Tak hanya itu, keduanya juga mengunjungi stand desa dan mencicipi sejumlah kuliner khas Jawa yang para peserta festival sajikan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Boltim bersama Ketua DWP Boltim, unsur Forkopimda, para camat, sangadi, serta perwakilan Pemerintah Kota Kotamobagu.

Sebelumnya, Java Culture Fest Boltim 2026 ini telah berlangsung sejak Senin (11/5/2026) lalu dan secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Boltim Argo Vinsensius Sumaiku. (ril/aah)

Exit mobile version