PASI Sulut Resmi Dilantik, Targetkan 10 Besar PON 2028

Pengurus baru PASI Sulawesi Utara masa bakti 2025–2029 dilantik di Graha Gubernuran, membawa visi mengembalikan kejayaan atletik Sulut.

Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sulawesi Utara resmi melantik pengurus masa bakti 2025–2029 di Graha Gubernuran, Sabtu (11/4/2026). Ketua Bidang Organisasi dan Provinsi PB PASI, Umaryono, langsung memimpin prosesi pelantikan tersebut. Kol. Inf Edison Lambe, SPd kini memimpin PASI Sulut sebagai Ketua Umum. Selain itu, kepengurusan baru langsung mencanangkan target ambisius menembus 10 besar PON 2028.

Edison Lambe Tegaskan Empat Misi Strategis PASI Sulut

Edison Lambe menyatakan, PASI Sulut akan melangkah lebih kuat berkat dukungan penuh dewan penyantun. Ia menegaskan, visi utama kepengurusan ini ialah mengembalikan kejayaan atletik Sulawesi Utara di tingkat nasional. Oleh karena itu, kepengurusan baru merancang empat misi strategis yang saling menopang. Pertama, tim pengurus segera membenahi struktur organisasi secara menyeluruh dan terstruktur.

Kedua, PASI Sulut berkomitmen meningkatkan kualitas pelatih dan wasit atletik secara berkelanjutan. Ketiga, kepengurusan baru memprioritaskan peningkatan kesejahteraan atlet dan pelatih secara nyata. Keempat, pengurus menargetkan peningkatan kualitas sarana serta prasarana olahraga atletik Sulut. Dengan demikian, keempat misi itu berjalan beriringan demi mendongkrak prestasi atlet Sulawesi Utara.

“Kita sudah dilantik, mari kita laksanakan dengan baik. Semoga apa yang kita cita-citakan akan tercapai,” tegas Edison di hadapan seluruh jajaran pengurus baru.

Seluruh Pengurus Diminta Bergerak Cepat Wujudkan Target PON 2028

Edison menyerukan seluruh pengurus menjalankan tugas dengan niat tulus dan ikhlas. Menurutnya, komitmen itulah yang akan mengantarkan atlet Sulut menembus 10 besar PON 2028. Karena itu, pengurus harus membangun fondasi pembinaan atlet yang kokoh sejak dini. Waktu empat tahun ke depan menjadi momentum paling krusial bagi kebangkitan atletik Sulawesi Utara.

Sementara itu, Umaryono dari PB PASI menyebut Sulawesi Utara sebagai gudang atlet berbakat nasional. Ia pun mendorong pengurus baru segera meningkatkan sumber daya manusia di semua lini-atlet, pelatih, maupun wasit. “Fokus pada satu titik. Tinggalkan masa lalu, mari bergerak dari nol untuk mencapai prestasi yang diharapkan,” ujarnya tegas. Pernyataan itu langsung membakar semangat seluruh pengurus yang hadir dalam pelantikan.

Sembilan Komisi Teknis Perkuat Struktur Kepengurusan PASI Sulut

Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara menduduki posisi penasehat kepengurusan ini. Dewan penyantun terdiri dari 10 tokoh berpengaruh, antara lain Drs Ramoy Luntungan, Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu, dan Brigjen TNI (Purn) Ricky Tamara. Alpius Kantohe, SE, MAP mengemban jabatan Ketua Harian, sementara Nora N Siampa, SE bertugas sebagai Sekretaris Umum. Selain itu, Mayapada Paath bertanggung jawab penuh sebagai Bendahara Umum organisasi.

Lebih lanjut, kepengurusan ini membentuk sembilan komisi teknis untuk memperkuat kinerja organisasi. Drs Jantje Dengah, MPd memimpin Komisi Pembinaan Prestasi, sedangkan Drs Johanis Ayawaila mengetuai Komisi Perlombaan dan Perwasitan. Alex Repie memimpin Komisi Pelatih dan Freddy Kowal mengetuai Komisi Atlet. Tak hanya itu, dr. A. Joy M. Rattu, MS, PhD, A IFO memimpin Komisi Medis dan Psikologi demi mendukung performa atlet secara holistik.

Exit mobile version