Pemkab Bolmong Mulai Cairkan THR ASN dan PPPK 2026, Anggaran Capai Rp22,9 Miliar

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow resmi mencairkan THR ASN dan PPPK mulai 12 Maret 2026. Dana lebih dari Rp22 miliar disiapkan untuk lebih dari lima ribu pegawai.

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) resmi memulai pencairan THR ASN Bolmong bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada Kamis, 12 Maret 2026.

Langkah ini dilakukan setelah terbitnya Peraturan Bupati yang mengatur pedoman teknis pemberian Tunjangan Hari Raya dan gaji ke-13 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Pencairan THR ASN Bolmong diharapkan dapat membantu pegawai pemerintah daerah memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

Pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp22.918.496.995 untuk pembayaran THR ASN Bolmong tahun ini.

Dana tersebut diperuntukkan bagi sekitar 5.331 pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow.

Rinciannya meliputi:

Besarnya anggaran tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan hak pegawai terpenuhi tepat waktu menjelang hari besar keagamaan.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Bolmong Ashari Sugeha, melalui Kepala Bidang Perbendaharaan Wawan Gaib, memastikan proses pembayaran telah dimulai.

Ia menjelaskan bahwa setiap perangkat daerah diminta segera menyampaikan dokumen pencairan agar proses pembayaran berjalan lancar.

“Pembayaran mulai kita laksanakan Kamis, 12 Maret hari ini. Karena itu setiap SKPD diminta segera menyampaikan Surat Permintaan Membayar (SPM) THR ke Badan Keuangan Daerah,” ujar Wawan Gaib.

Dengan percepatan pengajuan SPM, pemerintah daerah berharap seluruh pegawai bisa menerima THR PPPK Bolmong dan ASN tepat waktu.

Besaran THR ASN Bolmong

Besaran THR ASN Bolmong diberikan dalam bentuk:

Khusus bagi guru, tunjangan juga dapat berupa Tunjangan Profesi Guru (TPG) sesuai ketentuan yang berlaku.

Skema ini mengikuti regulasi nasional serta pedoman teknis yang telah ditetapkan dalam Peraturan Bupati.

Selain membantu kebutuhan pegawai menjelang Idulfitri, pencairan THR Pemkab Bolmong juga diharapkan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

Perputaran uang dari pembayaran THR diprediksi akan meningkatkan aktivitas perdagangan dan konsumsi masyarakat di wilayah Bolaang Mongondow.

Pemerintah daerah optimistis langkah ini dapat memperkuat daya beli masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi lokal menjelang hari raya.

Exit mobile version