Peninjauan marshalling area Yonif TP 916 dilakukan langsung Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.IP, di Rusunawa Tangkoko, Kelurahan Manembo-nembo Tengah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Selasa (3/3/2026).
Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan lokasi yang akan difungsikan sebagai tempat konsolidasi awal personel dan materiil Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 916.
Pangdam meninjau secara detail kondisi lahan, fasilitas pendukung, serta kelengkapan sarana prasarana yang dibutuhkan sebelum satuan tersebut resmi beroperasi.
Pangdam Tekankan Kesiapan Personel dan Logistik
Dalam kesempatan itu, Pangdam menegaskan bahwa pembentukan Yonif TP 916 merupakan bagian dari strategi TNI AD untuk memperkuat sistem pertahanan wilayah sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah.
Menurutnya, kesiapan tidak boleh dilakukan setengah hati.
“Kesiapan harus direncanakan secara matang, baik dari aspek personel, pangkalan maupun dukungan logistik, sehingga saat satuan ini resmi beroperasi, dapat langsung melaksanakan tugas secara optimal,” tegasnya.
Peninjauan marshalling area Yonif TP 916 menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh elemen pendukung siap digunakan tanpa hambatan.
Marshalling Area Berperan Krusial dalam Mobilisasi Pasukan
Marshalling area merupakan titik kumpul awal sebelum pergeseran pasukan atau materiil ke lokasi tugas yang telah ditentukan. Area ini berfungsi sebagai pusat koordinasi dan konsolidasi awal.
Karena itu, kesiapan marshalling area sangat krusial. Fasilitas yang memadai akan memperlancar mobilisasi dan meningkatkan efektivitas operasional satuan.
Melalui peninjauan marshalling area Yonif TP 916, jajaran Kodam XIII/Merdeka ingin memastikan seluruh tahapan pembentukan satuan berjalan sesuai rencana.
Perkuat Pertahanan dan Stabilitas Sulawesi Utara
Kehadiran Yonif TP 916 di Kota Bitung diharapkan mampu memperkuat stabilitas keamanan serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar.
Pembentukan satuan ini juga menjadi bagian dari penguatan struktur pertahanan di wilayah Sulawesi Utara, sekaligus mempertegas komitmen Kodam XIII/Merdeka dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dengan pengecekan langsung di lapangan, proses pembentukan Yonif TP 916 diharapkan berjalan efektif dan terukur.
Sejumlah Pejabat TNI Hadir
Peninjauan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat TNI, antara lain:
- Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip
- Asops Kasdam XIII/Merdeka Kolonel Inf Elvino Yudha Kurniawan
- Danpomdam XIII/Merdeka Kolonel Cpm Novem Rajagukguk
- Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made
Kehadiran para pejabat ini memperkuat koordinasi lintas satuan dalam mendukung kesiapan Yonif TP 916.
- Bupati dan Wabup Boltim Dampingi Pangdam XIII Merdeka Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Yonif TP 868/Bantong Sakti
- Sambutan Hangat dari Bupati: Kabupaten Bolmong Utara Bangga Dikunjungi Pangdam XIII/Merdeka
- Pangdam XIII/Merdeka Sambut Kepulangan Satgas BGC TNI dari Kongo dengan Penuh Bangga
