Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, meminta seluruh jajaran pemerintah daerah (Pemda) memastikan setiap kebijakan publik berpihak kepada masyarakat, terutama kelompok yang paling membutuhkan perhatian negara.
Pesan tersebut disampaikan Oskar Manoppo saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Bupati Boltim, Senin (1/6/2026) pagi.
Dalam kesempatan itu, Oskar bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus membacakan amanat tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.
Oskar menegaskan nilai-nilai Pancasila harus menjadi landasan dalam penyusunan dan pelaksanaan setiap kebijakan pemerintah. Menurutnya, keadilan sosial tidak boleh berhenti sebagai slogan, tetapi harus hadir dalam program dan pelayanan kepada masyarakat.
“Pastikan setiap kebijakan publik memenuhi rasa keadilan bagi masyarakat, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa di tinggalkan,” tegas Oskar.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Dalam amanat tersebut, Oskar menyebut Pancasila sebagai pedoman bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global, termasuk perkembangan teknologi.
Selain itu, Oskar mengajak seluruh aparatur pemerintah menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengingatkan agar menjaga persatuan serta menolak segala bentuk intoleransi dan radikalisme.
“Pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut adalah instrumen diplomasi yang sangat di butuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik,” ujarnya.
Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di lingkungan Pemkab Boltim berlangsung khidmat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wabup Boltim Argo Vinsensius Sumaiku bersama Staf Ahli I TP PKK Boltim Lucia Kristina Mokoginta, unsur Forkopimda. Hadir juga Ketua dan anggota DPRD Boltim, perwakilan Kementerian Agama, Sekretaris Daerah, para asisten, pimpinan OPD, serta ASN. (ril/aah)
- Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025, Bupati Boltim Sampaikan Empat Pesan Ini
- Hari Kesaktian Pancasila, Wabup Boltim Ingatkan ASN Tolak Radikalisme dan Jaga Persatuan
