Panggung Coconut Beach Pantai Batu Pinagut menjadi saksi penobatan Duta Cegah Stunting Boltara 2026 yang resmi terpilih dalam ajang bergengsi daerah pada Kamis (9/4/2026). Salsabila Babay asal Kecamatan Kaidipang dan Ipen Supu dari Kecamatan Pinogaluman tampil sebagai terbaik putri dan terbaik putra dalam pemilihan Duta Stunting Bolaang Mongondow Utara tahun ini. Keduanya langsung mengemban mandat besar mewakili Kabupaten Boltara di kompetisi Duta Cegah Stunting Provinsi Sulawesi Utara yang berlangsung akhir April 2026. Dengan demikian, dua agen perubahan muda ini siap membawa semangat penurunan angka stunting Boltara ke panggung yang lebih besar.
Ajang Duta Cegah Stunting Boltara 2026 ini menghadirkan delapan finalis dari empat kecamatan yang bersaing ketat memperebutkan gelar bergengsi. Selain itu, kompetisi berlangsung dengan dukungan aktif dari berbagai pihak termasuk Bank Sulutgo, BPJS Kesehatan, SPPG Boroko Kaidipang, SPPG Tombolango Sangkub, Toko Sinar Makmur Bolangitang Barat, dan Indi Jaya. Sementara itu, Kecamatan Bolangitang Timur dan Kecamatan Bintauna tidak mengirimkan perwakilan dalam ajang ini. Oleh karena itu, ketiadaan dua kecamatan tersebut menjadi catatan penting bagi Pemkab Boltara dalam pemerataan partisipasi program stunting ke depan.
Remaja Jadi Pilar Strategis Putus Rantai Stunting, TP-PKK Boltara Tekankan Edukasi Berbasis Komunitas
Sekretaris TP-PKK Boltara Moy Pontoh-Mamonto menegaskan bahwa pemilihan Duta Cegah Stunting Boltara bukan sekadar ajang seremonial belaka. Remaja menjadi pilar strategis dalam memutus rantai stunting melalui komunikasi yang lebih segar dan relevan bagi komunitasnya. Selain itu, duta terpilih bertugas menyebarkan informasi tentang gizi seimbang, pola asuh yang benar, dan pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan atau HPK. Bahasa yang lebih mudah diterima komunitas menjadi keunggulan utama remaja sebagai agen edukasi pencegahan stunting di Boltara.
Moy menekankan bahwa tujuan kompetisi jauh melampaui sekadar mencari yang terbaik secara individual. Selanjutnya, program ini bertujuan membentuk generasi muda yang peduli, mampu mengedukasi, dan menginspirasi lingkungan sekitar untuk hidup sehat. Oleh karena itu, Duta Stunting Boltara 2026 terpilih menanggung tanggung jawab moral yang jauh lebih besar dari sekadar gelar kompetisi. Dengan demikian, Salsabila dan Ipen harus segera bergerak aktif di komunitas mereka masing-masing tanpa menunggu lebih lama.
Sekretaris Pokja IV TP-PKK Provinsi Sulut Ketlin Waworuntu Mewo turut hadir memperkuat semangat program cegah stunting Boltara ini. Beliau menegaskan bahwa stunting merupakan musuh bersama yang hanya bisa dikalahkan melalui kolaborasi lintas sektor yang kuat. Selain itu, Ketlin secara khusus mendorong peran aktif media dalam menggaungkan edukasi stunting kepada masyarakat luas. Akibatnya, sinergi antara pemerintah, komunitas, media, dan dunia usaha menjadi kunci keberhasilan penurunan angka stunting di Bolaang Mongondow Utara.
Dinas Kesehatan Boltara Minta Duta Langsung Fokus Persiapan Kompetisi Provinsi Sulut
Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Boltara Meity Tombinawa mengingatkan bahwa Duta Cegah Stunting Boltara tidak punya banyak waktu untuk beristirahat usai penobatan. Kompetisi Duta Stunting tingkat Provinsi Sulawesi Utara sudah menanti di akhir bulan April dan persiapan harus segera dimulai. Selanjutnya, Meity menegaskan bahwa fokus penuh kedua pemenang menjadi kunci agar Boltara tampil optimal di ajang provinsi. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Boltara berkomitmen memberikan dukungan teknis penuh kepada Salsabila dan Ipen selama masa persiapan.
Salsabila Babay, siswi SMK 1 Kaidipang berusia 17 tahun, tampil optimis menghadapi tantangan yang menantinya di depan. Beliau menegaskan bahwa edukasi masif tentang gizi seimbang dan pola hidup bersih menjadi kunci utama menekan angka stunting di Boltara. Selain itu, Salsabila secara berani menyuarakan pentingnya mencegah pernikahan dini sebagai faktor signifikan yang berkontribusi pada angka stunting tinggi. Bahkan, saat ini dirinya tengah fokus mengasah kemampuan berbicara di depan publik agar pesan edukasinya tersampaikan secara maksimal.
Keberhasilan ajang Duta Cegah Stunting Boltara 2026 ini membuktikan keseriusan Pemkab Boltara dalam memerangi stunting melalui pendekatan berbasis remaja. Selanjutnya, pelibatan aktif generasi muda sebagai agen perubahan membuka strategi baru yang lebih efektif dan berkelanjutan. Sementara itu, dukungan sponsor dari sektor perbankan dan pelaku usaha lokal memperkuat ekosistem kolaborasi multipihak dalam program pencegahan stunting Bolaang Mongondow Utara. Dengan demikian, Boltara membangun fondasi kuat menuju generasi bebas stunting yang sehat dan berdaya saing tinggi.
- Boltim Ukir Prestasi, Raih Penghargaan Terbaik Penurunan Stunting 2025
- Cahyani Putri Mondo Terpilih Sebagai Duta Kerja Sama Internasional
- Topang Edukasi Guru, Dikbud Bolmut Sosialisasi Platform Merdeka Mengajar
