Tenaga Kesehatan Bolaang Mongondow Timur 2025 Capai 469 Orang, Perawat dan Bidan Dominasi SDM Kesehatan Daerah

Jumlah tenaga kesehatan Bolaang Mongondow Timur 2025 tercatat sebanyak 469 orang yang tersebar di tujuh kecamatan. Data resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Boltim (Tabel 4.2.2) memperlihatkan bahwa tenaga keperawatan dan kebidanan mendominasi struktur SDM kesehatan daerah ini, dengan total masing-masing 200 perawat dan 186 bidan. Kecamatan Modayag tampil sebagai wilayah dengan jumlah tenaga kesehatan terbanyak di seluruh kabupaten.

Dari total seluruh kategori tenaga kesehatan yang tercatat, dua profesi mendominasi secara signifikan. Tenaga Keperawatan berjumlah 200 orang – menjadikannya kelompok terbesar tunggal dalam ekosistem SDM kesehatan Boltim. Tenaga Kebidanan menyusul di posisi kedua dengan 186 orang, memperlihatkan kuatnya basis layanan kesehatan ibu dan anak di seluruh pelosok kabupaten.

Jenis Tenaga Kesehatan Jumlah
Tenaga Keperawatan 200
Tenaga Kebidanan 186
Tenaga Kesehatan Masyarakat 33
Tenaga Medis 16
Tenaga Kefarmasian 17
Tenaga Gizi 14
Tenaga Kesehatan Lingkungan 4
Tenaga Keterapian Fisik 3
Tenaga Keteknisan Medis 11
Psikologi Klinis 0
Tenaga Teknik Biomedika 0
Tenaga Kesehatan Tradisional 0

Satu catatan penting: Boltim belum memiliki tenaga Psikologi Klinis, Tenaga Teknik Biomedika, maupun Tenaga Kesehatan Tradisional yang tercatat resmi hingga 2025.

Kecamatan Modayag mencatat angka tertinggi untuk hampir semua kategori tenaga kesehatan utama. Dengan 43 perawat, 41 bidan, 5 tenaga kefarmasian, dan 4 tenaga medis, Modayag menjadi kecamatan dengan konsentrasi SDM kesehatan paling lengkap di Boltim.

Kecamatan Nuangan menempati posisi strategis dengan 31 bidan dan 25 perawat, didukung 3 tenaga medis dan 2 tenaga kefarmasian. Sementara Modayag Barat mencatat jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat tertinggi yakni 10 orang, serta memiliki 31 perawat dan 28 bidan.

Kecamatan Perawat Bidan Tenaga Medis
Nuangan 25 31 3
Motongkad 23 20 1
Tutuyan 25 24 2
Kotabunan 24 18 3
Modayag 43 41 4
Mooat 29 24 1
Modayag Barat 31 28 2
Total 200 186 16

Tenaga Kesehatan Masyarakat (Kesmas) berjumlah 33 orang di seluruh Boltim. Modayag Barat memimpin dengan 10 tenaga Kesmas, disusul Kotabunan dengan 6 orang dan Modayag serta Tutuyan masing-masing 5 orang. Kecamatan Mooat hanya memiliki 1 tenaga Kesmas – angka terendah di antara semua kecamatan.

Dari total 14 Tenaga Gizi yang tercatat di Boltim, Modayag memimpin dengan 3 orang, diikuti Tutuyan dengan 4 orang. Kecamatan Mooat dan Modayag Barat masing-masing hanya memiliki 1 Tenaga Gizi. Distribusi yang tidak merata ini menjadi perhatian penting dalam upaya peningkatan layanan gizi masyarakat ke depan.

Dari total 11 Tenaga Keteknisan Medis yang tercatat di Boltim, Kecamatan Modayag Barat menyumbang angka tertinggi dengan 4 orang. Kecamatan lain seperti Nuangan, Tutuyan, Kotabunan, Modayag, dan Mooat masing-masing memiliki 1 tenaga keteknisan medis, sementara Motongkad mencatat 2 orang.

Ketiadaan Tenaga Teknik Biomedika dan Tenaga Kesehatan Tradisional di seluruh kecamatan menjadi catatan penting yang perlu mendapat perhatian serius dari Dinas Kesehatan Kabupaten Boltim dalam perencanaan SDM kesehatan ke depan.

Data tenaga kesehatan Bolaang Mongondow Timur 2025 memperlihatkan gambaran yang kontras. Di satu sisi, Modayag dan beberapa kecamatan besar memiliki SDM kesehatan yang relatif memadai. Di sisi lain, kecamatan-kecamatan seperti Mooat dan Motongkad masih membutuhkan penambahan tenaga di berbagai kategori.

Pemerataan distribusi nakes, penambahan tenaga spesialis, serta pengisian kekosongan di bidang Psikologi Klinis dan Biomedika menjadi agenda mendesak yang harus diprioritaskan Pemerintah Kabupaten Boltim dalam mewujudkan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh warganya.

Sumber
Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur
Exit mobile version