Wabup Minsel Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2026, Tegaskan Komitmen Stabilitas Ekonomi Daerah

Koordinasi pusat-daerah diperkuat, program 3 juta rumah dan jaminan produk halal jadi fokus utama

Wakil Bupati Minahasa Selatan, Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.I.P., mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2026 secara daring dari Ruang Rapat Kantor Bupati Minahasa Selatan, Senin (17/3/2026).

Rapat ini menjadi agenda strategis yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Rakor Pengendalian Inflasi 2026 dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga kestabilan harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok di masyarakat.

Pemerintah daerah diminta bergerak cepat dan responsif terhadap dinamika harga, terutama menjelang momentum tertentu yang berpotensi memicu inflasi.

Dalam forum tersebut, Plt Deputi II Kepala Staf Kepresidenan, Popy Rufaidah, memaparkan strategi percepatan sejumlah program nasional, di antaranya:

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program nasional sangat bergantung pada dukungan aktif pemerintah daerah.

Melalui keikutsertaan dalam Rakor Pengendalian Inflasi 2026, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah serta mendukung penuh kebijakan strategis nasional.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran di tingkat daerah.

Wabup Theodorus Kawatu mengikuti rapat tersebut bersama sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemkab Minsel, antara lain:

Kehadiran lintas perangkat daerah ini mempertegas kesiapan Pemkab Minsel dalam mengimplementasikan hasil rakor secara konkret di lapangan.

Pemkab Minsel terus mendorong kolaborasi aktif dengan pemerintah pusat guna menjaga kestabilan harga, mempercepat pembangunan perumahan, serta menjamin kualitas produk melalui sertifikasi halal.

Dengan strategi yang terarah, pemerintah daerah optimistis mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi di tengah tantangan global.

Exit mobile version