Marhaban Ya Ramadhan 1447 H / 2026

bLOG Waktu
Peristiwa

Buaya 4 Meter Muncul di Pantai Tinggian Kombi, Warga Desa Kolongan Resah

Kemunculan buaya 4 meter di Minahasa berhasil diatasi, polisi imbau wisatawan tetap waspada

Advertisement

Buaya 4 meter di Pantai Tinggian menghebohkan warga Desa Kolongan, Kecamatan Kombi, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 16.00 WITA. Predator besar itu muncul tiba-tiba di kawasan wisata yang ramai dikunjungi masyarakat.

Kemunculan buaya liar 4 meter di Kombi pertama kali terlihat oleh warga yang sedang berenang dan bersantai di pesisir. Mereka langsung menjauh dari air dan memperingatkan pengunjung lain.

Advertisement

Situasi sempat mencekam. Kehadiran predator 4 meter di Pantai Tinggian memicu kekhawatiran serius, terutama bagi anak-anak dan wisatawan yang beraktivitas di laut.

Nelayan Tangkap Buaya Liar dengan Hati-Hati

Penangkapan Buaya oleh Nelayan Berlangsung Cepat

Tak butuh waktu lama, warga nelayan di sekitar Pantai Tinggian Kombi bergerak cepat. Mereka melakukan penangkapan buaya oleh nelayan secara bersama-sama dengan penuh kehati-hatian.

Kapolsek Kombi, AKP Andris Kasim, memastikan buaya tersebut berhasil diamankan.

Advertisement

“Buaya sudah ditangkap oleh warga yang melakukan jubi di pantai, dengan panjang kurang lebih 4 meter,” ujarnya.

Evakuasi buaya liar itu dilakukan tanpa menimbulkan korban. Aparat kepolisian ikut memantau proses penangkapan guna memastikan situasi tetap terkendali.

Polisi Imbau Tingkatkan Kewaspadaan di Kawasan Wisata

Meski Buaya 4 meter di Pantai Tinggian sudah berhasil diamankan, aparat tetap meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Imbauan Polsek Kombi ditujukan kepada wisatawan maupun pemilik usaha wisata pantai di wilayah Kecamatan Kombi.

Polisi meminta warga segera melapor jika melihat tanda-tanda keberadaan satwa liar di sekitar pesisir. Langkah ini penting untuk mencegah insiden serupa terulang.

Advertisement

Aparat menegaskan keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama. Keamanan dan kenyamanan destinasi wisata harus tetap terjaga agar aktivitas pariwisata di Minahasa berjalan aman dan kondusif.

Advertisement

Redaksi

Berita yang masuk di Email, Whatapps dan Telegram Redaksi akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Waktu.news kemudian di publish.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button