Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Media Network
BolselDaerah

Bupati Bolsel Aktifkan BPJS Penyintas Gunung Ruang, 281 Warga Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Relokasi ke Hunian Tetap Disertai Jaminan Kesehatan dan Dukungan Sosial

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan mempercepat relokasi penyintas Gunung Ruang Bolsel dengan langkah konkret. Selain menyerahkan kunci hunian tetap, pemerintah langsung mengaktifkan jaminan kesehatan bagi warga terdampak erupsi.

Bupati Bolsel Iskandar Kamaru menegaskan 281 warga eks Pulau Ruang kini resmi terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan aktif. Dengan status tersebut, mereka dapat berobat gratis di fasilitas kesehatan daerah.

Ia menekankan relokasi bukan sekadar memindahkan tempat tinggal, melainkan membangun kembali kehidupan warga secara menyeluruh.

Advertisement

Pemerintah menyiapkan seluruh kebutuhan dasar, dari rumah hingga akses layanan kesehatan.

Hunian Tetap Jadi Awal Kehidupan Baru

Pada momen penyerahan kunci rumah, pemerintah menyatakan seluruh persiapan telah dirampungkan. Infrastruktur fisik, administrasi kependudukan, dan layanan dasar disiapkan sebelum warga tiba.

Iskandar menyebut program relokasi penyintas Gunung Ruang Bolsel sebagai fase awal pemulihan sosial ekonomi.

Advertisement

Ia ingin warga segera beradaptasi, bekerja, dan menata masa depan tanpa dibebani persoalan tempat tinggal.

Jaminan Kesehatan Jadi Fondasi Pemulihan

Pemkab Bolsel memprioritaskan kesehatan karena dinilai menentukan keberhasilan pemulihan pascabencana.

Dengan BPJS aktif:

  • warga bisa berobat tanpa biaya

  • pelayanan kesehatan langsung tersedia

  • risiko sosial ekonomi akibat sakit dapat ditekan

    Advertisement

Bupati menilai rasa aman terhadap biaya berobat membuat masyarakat fokus membangun kehidupan baru.

Kedekatan Budaya Percepat Adaptasi

Pemerintah optimistis warga eks Pulau Ruang cepat menyatu dengan masyarakat lokal. Faktor budaya menjadi penguat utama.

Sebagian warga berasal dari Tagulandang (Sitaro), sementara masyarakat Modisi di Bolsel memiliki latar etnis serupa. Kesamaan ini mempercepat penerimaan sosial.

Selain itu, mata pencaharian juga sejalan. Mayoritas warga bekerja sebagai:

  • nelayan

  • petani

    Advertisement

Profesi tersebut sudah lama menjadi aktivitas utama masyarakat sekitar lokasi relokasi.

Pemerintah Targetkan Warga Cepat Mandiri

Pemkab Bolsel menargetkan penyintas segera mandiri setelah menempati hunian tetap Bolsel. Pemerintah akan terus mendampingi hingga warga stabil secara ekonomi dan sosial.

Program relokasi penyintas Gunung Ruang Bolsel diposisikan bukan sekadar bantuan darurat, melainkan investasi jangka panjang pemulihan masyarakat terdampak bencana.

Advertisement

Refli Hertanto Puasa

Jurnalis waktu.news yang aktif meliput berita daerah Sulawesi Utara, Travel, politik, dan Olahraga. Aktif di dunia blogging sejak 2003 dan jurnalisme sejak 2010. Anggota SPRI.
Back to top button