Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, resmi meluncurkan tahapan Pemilihan Sangadi (Pilsang) Serentak Tahun 2026, Rabu (14/10/2026). Ia meminta seluruh panitia dan pihak yang terlibat menjaga netralitas serta memastikan setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Peluncuran tahapan Pilsang Serentak tersebut ditandai dengan penabuhan kentongan secara simbolis, dilanjutkan penandatanganan pakta integritas oleh unsur pimpinan dan penyelenggara.

Dalam sambutannya, Oskar mengatakan Pilsang merupakan momentum penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang demokratis, partisipatif, dan bertanggung jawab.

"Pemilihan Sangadi harus kita tempatkan sebagai proses untuk menentukan pemimpin yang memiliki integritas, kemampuan, kepedulian, dan komitmen untuk melayani masyarakat. Saya berharap melalui proses ini, setiap desa dapat memperoleh pemimpin yang mampu merangkul, menggerakkan potensi desa, serta membawa perubahan ke arah yang lebih baik," ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Boltim berkomitmen memastikan seluruh rangkaian Pilsang Serentak 2026 berjalan sesuai peraturan perundang-undangan dengan mengedepankan prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (luber jurdil).

Oskar juga mengingatkan pentingnya kesiapan penyelenggaraan, mulai dari perencanaan, persiapan administrasi, pemutakhiran data pemilih, penetapan calon, pemungutan dan penghitungan suara, hingga penanganan kendala yang berpotensi muncul selama proses berlangsung.

"Saya minta seluruh panitia dan pihak yang terlibat untuk menjalankan tugas secara profesional, transparan, cermat, dan bertanggung jawab. Jaga netralitas, hindari segala bentuk keberpihakan, dan pastikan setiap keputusan diambil berdasarkan aturan yang berlaku," tegasnya.

Selain kepada penyelenggara, Oskar mengingatkan para calon Sangadi, pendukung, dan masyarakat agar menjaga persaingan tetap sehat. Ia meminta seluruh pihak menghindari politik uang, penyebaran berita bohong atau hoaks, ujaran kebencian, serta tindakan yang berpotensi memicu perpecahan.

"Jangan sampai perbedaan pilihan merusak hubungan kekeluargaan, persaudaraan, dan kehidupan sosial yang selama ini telah kita bangun. Siapa pun yang terpilih nantinya, ia akan menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat di desa tersebut," tambahnya.

BACA JUGA
Sebagai bagian dari proses menuju pemimpin desa terpilih, pengukuhan anggota BPD menjadi awal tahapan Pilsang serentak di Boltim.

Peluncuran tahapan Pilsang Serentak Boltim 2026 turut dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Boltim, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kapolres Boltim, Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu, Dandim 1303/Bolaang Mongondow, serta Sekretaris Daerah Boltim Iksan Pangalima.

Hadir pula jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama, staf khusus bupati, tenaga ahli P3MD, para camat, sangadi, ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat. (ril/aah)