Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Sport

Final Piala Dunia Tenis Meja ITTF Macao 2026: Wang Chuqin dan Sun Yingsha Melaju ke Partai Puncak

Dua laga penentu juara digelar malam ini di Galaxy Arena - momen bersejarah menanti di ajang bergengsi dunia

Wang Chuqin dan Sun Yingsha memastikan tempat mereka di final Piala Dunia Tenis Meja ITTF Macao 2026. Keduanya tampil dominan di babak semifinal yang berlangsung Minggu pagi. Galaxy Arena, Macao, China, siap menjadi saksi penobatan juara dunia tenis meja malam ini pukul 19.30 waktu setempat.

Sun Yingsha Melibas Wakil Jerman, Wang Manyu Lolos Lewat Laga Ketat

Sun Yingsha, unggulan pertama turnamen, membungkam Sabine Winter dari Jerman tanpa ampun. Ia menang 4-0 dengan skor telak 11-6, 11-6, 11-3, dan 11-5. Kemenangan ini membawa Sun melangkah mantap menuju final Wanita. Perjalanan luar biasa Winter berakhir di semifinal, namun ia pulang membawa medali dan kenangan membanggakan.

Advertisement

Sementara itu, Wang Manyu menghadapi perlawanan keras dari Shin Yubin asal Korea Selatan. Wang akhirnya menang 4-2 lewat enam gim menegangkan: 11-8, 11-13, 11-13, 11-6, 11-7, dan 11-5. Dengan demikian, final Wanita malam ini mempertemukan dua atlet China dalam laga ulang final 2024. Sun Yingsha memburu gelar ketiga berturut-turut, sementara Wang Manyu haus titel pertamanya.

Wang Chuqin Balas Dendam, Matsushima Ciptakan Kejutan dari Jepang

Di sektor Putra, Wang Chuqin bangkit membalas kekalahan pahitnya tahun lalu. Ia mengalahkan juara bertahan Hugo Calderano dari Brasil dengan skor 4-1: 11-7, 11-3, 11-7, 6-11, dan 12-10. Penampilan Wang terlihat tenang, terarah, dan penuh kendali sepanjang pertandingan. Kemenangan ini menegaskan dominasinya sebagai unggulan pertama turnamen bergengsi ini.

Advertisement

Di sisi lain, Sora Matsushima menggetarkan Galaxy Arena lewat kemenangan dramatis atas Lin Yun-Ju dari Chinese Taipei. Ia menang 4-3 dalam tujuh gim epik: 7-11, 11-6, 12-10, 9-11, 5-11, 11-2, dan 6-11. Matsushima kini berdiri di ambang sejarah sebagai wakil Jepang pertama yang bisa merebut emas Piala Dunia Putra ITTF. Sebelumnya, Tomokazu Harimoto hanya mampu finis sebagai runner-up di edisi 2019.

Dua Trofi Bergengsi Diperebutkan, Sejarah Menanti Malam Ini

Final Putra mempertemukan dua pemain yang baru pertama kali mencapai partai puncak Piala Dunia ITTF. Wang Chuqin membawa ambisi besar merebut gelar dunia pertamanya. Matsushima, sebaliknya, tampil tanpa beban dan penuh motivasi mengukir nama dalam sejarah tenis meja dunia. Keduanya siap memperebutkan Piala Evans, trofi paling ikonik dalam tenis meja putra internasional.

Adapun final Wanita memperebutkan Piala Hammarlund, lambang supremasi tenis meja putri dunia. Sun Yingsha vs Wang Manyu menjanjikan laga bermutu tinggi antara dua petenis meja terbaik planet ini. Jika Sun menang, ia akan mencetak rekor tak tertandingi sebagai juara tiga kali berturut-turut. Namun Wang Manyu tak akan membiarkan gelar itu lepas begitu saja.

Enam hari penuh drama, kejutan, dan momen tak terlupakan akhirnya bermuara pada malam ini. Galaxy Arena bersiap menyaksikan babak penutup Piala Dunia Tenis Meja ITTF Macao 2026 yang penuh gengsi. Dua trofi, dua juara baru – atau satu legenda yang kembali bertakhta.

Advertisement

Advertisement
Sumber
ittf

Refli Hertanto Puasa

Jurnalis waktu.news yang aktif meliput berita daerah Sulawesi Utara, Travel, politik, dan Olahraga. Aktif di dunia blogging sejak 2003 dan jurnalisme sejak 2010. Anggota SPRI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button