Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

DaerahSulut

Gubernur YSK Lepas 15 Peserta Magang ke Jepang, Sulut Perluas Akses Kerja Internasional bagi Lulusan SMK

Program magang kerja Jepang Sulawesi Utara terus berkembang - 50 calon peserta berikutnya kini dalam tahap seleksi

Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) resmi melepas 15 peserta magang kerja ke Jepang pada Senin, 6 April 2026. Upacara pelepasan berlangsung di Wisma Negara Bumi Beringin sebagai bagian dari program kerja internasional bagi lulusan SMK Sulut. Para peserta magang Jepang dari Sulawesi Utara ini akan ditempatkan di sektor industri pangan di Kota Fukuoka. Program strategis ini lahir dari kolaborasi LPK PT Indonesia Nippon Anugerah dengan Dinas Pendidikan Daerah Sulawesi Utara.

Program Magang Jepang Sulut Bukan Seremoni – Ini Langkah Konkret Buka Lapangan Kerja Global

Gubernur YSK menegaskan program ini merupakan wujud nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap generasi muda. “Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar YSK di hadapan para peserta dan keluarga yang hadir. Ia menekankan tiga kunci sukses bekerja di luar negeri: disiplin, etos kerja, dan kemampuan beradaptasi. Pernyataan gubernur menegaskan bahwa program ini dirancang serius, bukan sekadar agenda seremonial belaka.

Advertisement

Kepala Dinas Pendidikan Sulut, Femmy Suluh, menjelaskan teknis penempatan para peserta secara rinci. Fukuoka menjadi kota tujuan utama dengan sektor industri pangan sebagai bidang penempatan. Sementara itu, sekitar 50 calon peserta lainnya masih menjalani proses seleksi ketat saat ini. Angka ini membuktikan tingginya antusiasme generasi muda Sulut terhadap peluang kerja internasional.

Kunjungan Kerja ke Tokyo dan Nagasaki Buktikan Kesejahteraan Peserta Magang Terjaga

Sebelumnya, Pemprov Sulut menggelar kunjungan kerja langsung ke Jepang yang dipimpin Ketua TP-PKK Anik Yulius Selvanus. Rombongan menyambangi Tokyo dan Nagasaki untuk berdialog langsung dengan para peserta magang yang sudah lebih dulu berangkat. Hasilnya menggembirakan — seluruh peserta dilaporkan dalam kondisi sehat dan menikmati kesejahteraan yang layak. Kunjungan ini sekaligus membuktikan keseriusan Pemprov Sulut dalam memastikan perlindungan pekerjanya di luar negeri.

Advertisement

Lebih dari itu, sejumlah peserta magang yang sudah berjalan bahkan mulai menunjukkan dampak ekonomi nyata. Sebagian dari mereka telah berinvestasi di kampung halaman, mulai dari renovasi rumah hingga usaha peternakan. Bahkan ada yang membantu permodalan usaha keluarga dari hasil kerja keras di Jepang. Fakta ini memperkuat posisi program magang sebagai jembatan nyata menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulut.

Sulut Perluas Program Magang Jepang – Generasi Muda Didorong Bersaing di Tingkat Global

Para peserta menyampaikan apresiasi tulus atas perhatian dan perlindungan yang diberikan pemerintah daerah. Dukungan Pemprov Sulut dalam aspek keamanan dan kenyamanan kerja di luar negeri menjadi faktor penting kepercayaan masyarakat. Hal ini mendorong semakin banyak lulusan SMK Sulut yang tertarik mendaftarkan diri dalam program serupa. Kepercayaan masyarakat terhadap program magang kerja Jepang Sulawesi Utara terus tumbuh signifikan.

Pemprov Sulut memastikan program magang ke Jepang ini akan terus diperluas ke depannya. Target utamanya adalah membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda Sulut bersaing di panggung global. Kolaborasi antara LPK, Dinas Pendidikan, dan pemerintah provinsi menjadi fondasi kuat keberlanjutan program ini. Sulawesi Utara kini membangun reputasi sebagai provinsi yang serius mencetak tenaga kerja muda berkelas internasional.

Advertisement

Advertisement

Nanang Kasim

Jurnalis waktu.news yang bertugas sebagai editor dan reporter biro Sulawesi Utara. Bergabung dengan waktu.news sejak 2026 dan saat ini terdaftar sebagai wartawan madya di PWI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button