Harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite eceran di Tutuyan, ibu kota Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), melonjak hingga Rp20.000 per botol (sekitar 1 liter).
Harga ini naik tajam dibanding kondisi normal, di mana Pertalite eceran biasanya dijual di kisaran Rp12.000 hingga Rp13.000 per botol.
Kenaikan harga tersebut terjadi menyusul kosongnya stok BBM di SPBU setempat sejak Minggu (26/4/2026).
“20 (dua puluh ribu), so bagitu,” ungkap Nou, penjual BBM eceran di kompleks SPBU Tutuyan, Senin (27/4/2026) sore.
Nou menjelaskan, lonjakan harga tidak dapat dihindari karena pasokan BBM yang dijualnya didatangkan dari luar wilayah Tutuyan. juga menambahkan, kondisi serupa dialami sebagian besar penjual BBM eceran lainnya.
“Cuma opor ini noh. Nyanda ada di Pertamina. Kemarin,” jelasnya.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak SPBU Tutuyan belum memberikan keterangan resmi terkait kosongnya stok BBM. Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun waktu.news, SPBU tersebut masih beroperasi pada Senin (27/4/2026), tetapi hanya melayani pembelian BBM jenis Pertamax. (aah)
- Sense Of Magnitude Sri Mulyani Terkait Kondisi APBN Terkait Dengan Subsidi BBM
- Harga BBM Eceran di Boltim Tembus Rp 15 Ribu Per Botol
- Terkait Harga BBM Botolan, Djantra Damopolii: Kalau Mahal Jangan Beli