Keterbatasan akses internet di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menjadi pembicaraan hangat dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Boltim terkait LKPJ, Rabu (29/4/2026). Sejumlah desa masih belum menikmati layanan jaringan secara utuh.
Anggota Pansus, Kevin Sumendap, mengungkapkan kondisi tersebut masih terjadi di beberapa wilayah.
“Di Boltim ini masih ada desa-desa yang belum mendapat akses internet secara utuh, seperti misalnya di Jiko Belanga, Bukaka, dan Kokapoi,” ungkap Kevin.
Menurut Kevin, persoalan ini berdampak langsung pada kehidupan masyarakat desa. Pasalnya, keterbatasan jaringan, kada dia, menghambat akses informasi, pelayanan publik, hingga mempersempit peluang ekonomi.
Ia pun mendorong Dinas Komunikasi dan Informatika Boltim untuk segera mengambil langkah nyata, termasuk percepatan pembangunan infrastruktur jaringan serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan penyedia layanan telekomunikasi.
“Ini tidak bisa terus kita biarkan, dan tentu harus segera mendapat perhatian serius,” tegasnya. (aah)