Jl. Kemang Boroko Timur, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, 95765
Email: redaksi@waktu.news
· Telepon: 08122225381
· WhatsApp: 08122225381
Dokumen Berita
01 Desember 2021, 14:15
WITA
WN-20211201-000760
Kunjungi Boltim, Kartika Devi Tanos Kampanyekan Stop Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Tutuyan, WAKTU.news - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dr. Kartika Devi Tanos MARS, mengunjungi Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Kunjungan Istri Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven O. E. Kandouw ini, tidak lain untuk mengkampanyekan stop kekerasan terhadap
Oleh
Abdul Agus Heydemans
Editor:
Redaksi
01 Desember 2021, 14:15
WITA
2
menit baca
3.440 kali dibaca
Kerja Sama
Tutuyan, WAKTU.news - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dr. Kartika Devi Tanos MARS, mengunjungi Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Kunjungan Istri Wakil Gubernur Sulut Drs.
Steven O. E. Kandouw ini, tidak lain untuk mengkampanyekan stop kekerasan terhadap perempuan di Boltim.
Selain melihat langsung pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Kotabunan, dia juga sempat berkunjung dan bertatap muka dengan sekelompok ibu-ibu penjual ikan di Kecamatan Tutuyan.
Kartika Devi Tanos menyampaikan bahwa saat ini DP3A Sulut memiliki program yang dinamai perempuan hebat. Program tersebut menawarkan pelatihan gratis dalam hal memasak dan menjahit, termasuk pemberian bantuan peralatan.
"Fokus bantuan ini kepada perempuan pra sejahtera, kemudian perempuan sebagai kepala rumah tangga, perempuan penyintas kekerasan dan perempuan penyintas bencana," ujar Kartika Devi Tanos, Rabu (1/12/2021), di pantai desa Tutuyan III.
Dia juga menyarankan agar para ibu-ibu penjual ikan tersebut bisa membuka rekening tabungan perempuan hebat Bohusami, hasil kerjasama antara dinas P3A Provinsi Sulut dan dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulut dengan Bank SulutGo.
"Jadi, tabungan ini khusus perempuan dengan benefitnya antara lain, mereka bisa mendapatkan kredit usaha rakyat tanpa agunan," jelas Kartika.
Hingga November 2021, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sulut sudah sekitar 186 kasus. Kesemuanya, tengah didampingi oleh Dinas P3A Sulut.
"Pada bulan Agustus, bapak Gubernur dengan Kapolda juga sudah menandatangani MOU, salah satunya untuk menutaskan permasalahan kekerasan terhadap perempuan dan anak," ungkap Kartika.
Usai berdialog dengan para ibu-ibu penjual ikan di Kecamatan Tutuyan, Kartika juga menemui korban kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Kecamatan Mongkad. (aah)
Dukungan pembaca membantu Waktu.News terus menghadirkan kerja jurnalistik untuk masyarakat.
Dukungan dari artikel ini tercatat sebagai
apresiasi terhadap karya jurnalistik
Abdul Agus Heydemans.
Mulai Rp10.000
Dukungan tidak memengaruhi independensi, isi, sudut pandang, maupun keputusan editorial Waktu.News.
Waktu.News Reader Support
Dukung karya jurnalistik ini
Artikel
Kunjungi Boltim, Kartika Devi Tanos Kampanyekan Stop Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Oleh Abdul Agus Heydemans
Dukungan
Belum dipilih
PenerimaPT Voice News Network
✓
Instruksi Transfer Bank
Transaksi telah dibuat dan menunggu transfer serta verifikasi.
Kode Dukungan
—
Nominal Transfer
—
Penerima—
Penting
Transfer sesuai nominal transaksi.
Status dukungan tetap Pending sampai
pembayaran diverifikasi Waktu.News.
Pilih nominal dukungan terlebih dahulu.
Informasi dan verifikasi dokumen
Penulis: Abdul Agus Heydemans
Editor: Redaksi Waktu.News
ID dokumen: WN-20211201-000760
Kode verifikasi: 30242BB9322A
Dokumen ini merupakan salinan cetak artikel resmi.
Pindai QR pada kepala dokumen atau kunjungi URL sumber
untuk memeriksa versi daring terbaru.