Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Media Network
BolmongDaerah

KUR Petani Bolmong Mulai Jalan, Pemkab Siapkan Akses Modal Ringan untuk 1.000 Petani

BOLMONGKUR petani Bolmong mulai dijalankan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow untuk memperluas akses modal di sektor pertanian. Program ini menggandeng Bank SulutGo dan menyasar 1.000 petani pada tahap awal.

Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi, SE., M.Si, menyampaikan program tersebut saat bertemu petani di Desa Sinsingon, Kecamatan Passi Timur. Ia juga berdialog dengan petani di Desa Bilalang III, Kecamatan Bilalang, Kamis, 7 Mei 2026.

Dalam pertemuan itu, Yusra menegaskan bahwa modal masih menjadi hambatan besar bagi petani. Karena itu, Pemkab Bolmong membuka akses KUR petani Bolmong dengan skema lebih ringan.

Advertisement

Menurut Yusra, pemerintah daerah sudah berkoordinasi dengan Bank SulutGo. Tahun ini, dana Kredit Usaha Rakyat tersedia untuk membantu petani menggerakkan usaha pertanian.

Pinjaman Rp5 Juta Tanpa Agunan

Program KUR petani Bolmong menawarkan pinjaman berbunga ringan. Untuk plafon Rp5 juta, petani tidak perlu menyiapkan agunan.

Yusra menjelaskan, pengembalian pinjaman dilakukan saat panen. Dari pinjaman Rp5 juta, petani memperkirakan pengembalian sekitar Rp5.150.000.

Advertisement

Jumlah tersebut sudah mencakup bunga sekitar Rp150 ribu. Dengan begitu, petani mendapat ruang lebih lega untuk mengelola kebutuhan tanam.

Skema ini berbeda dari pola pinjaman informal yang sering membebani petani. Selain bunganya ringan, prosesnya juga diarahkan lebih dekat dengan masyarakat.

Pemkab dan Bank SulutGo Terapkan Jemput Bola

Pemkab Bolmong bersama Bank SulutGo akan memakai sistem jemput bola. Petugas akan turun langsung ke rumah warga untuk melakukan pendataan.

Selain itu, proses administrasi hingga penandatanganan kontrak pinjaman juga akan dipermudah. Dengan cara ini, petani tidak perlu bolak-balik mengurus dokumen ke kantor bank.

Langkah tersebut penting karena sebagian petani memiliki keterbatasan waktu dan akses. Apalagi, aktivitas pertanian sering menyita waktu sejak pagi hingga sore.

Melalui sistem jemput bola, pemerintah ingin memastikan program KUR petani Bolmong benar-benar menjangkau petani sasaran.

Advertisement

Dana Tidak Diberikan Tunai

Penyaluran dana KUR petani Bolmong tidak dilakukan dalam bentuk uang tunai. Pemerintah dan pihak bank menyiapkan mekanisme transaksi langsung di toko pertanian.

Yusra menyebut, petani dapat menggunakan fasilitas tersebut untuk membeli pupuk atau perlengkapan kebun. Petani tinggal melakukan transaksi sesuai kebutuhan pertanian.

Skema ini membantu memastikan dana pinjaman tepat sasaran. Selain itu, sistem tersebut dapat menekan risiko penggunaan dana di luar kebutuhan produksi.

Dengan model belanja langsung, petani memperoleh modal dalam bentuk barang produktif. Karena itu, peluang peningkatan hasil pertanian menjadi lebih besar.

Kuota Bisa Bertambah Tahun Depan

Pada tahap awal, Bank SulutGo menyiapkan pembiayaan untuk 1.000 petani di Bolaang Mongondow. Jumlah ini menjadi langkah awal sebelum program diperluas.

Pemkab Bolmong membuka peluang menambah kuota penerima pada tahun depan. Namun, penambahan akan melihat kedisiplinan administrasi dan pengelolaan pinjaman.

Advertisement

Apabila pembayaran berjalan baik, pemerintah daerah dapat mendorong cakupan lebih luas. Dengan demikian, lebih banyak petani bisa mendapatkan akses pembiayaan.

Kebijakan ini juga memperlihatkan arah pembangunan Pemkab Bolmong. Pemerintah daerah ingin menjadikan sektor pertanian sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

Petani Sambut Baik Program KUR

Sekretaris Kelompok Tani Sibong, Abdi Mokoginta, menyambut positif program tersebut. Ia menilai skema KUR petani Bolmong jauh lebih ringan bagi petani.

Menurut Abdi, pola pinjaman yang selama ini digunakan petani cukup memberatkan. Petani harus menyetor Rp125 ribu setiap minggu hingga 50 kali pembayaran.

Kondisi tersebut membuat beban petani semakin besar. Terlebih, hasil panen tidak selalu stabil karena bergantung pada cuaca dan biaya produksi.

Karena itu, Abdi menilai KUR pertanian Bolmong memberi harapan baru. Petani bisa mengakses modal tanpa tekanan bunga tinggi.

Kehadiran Bupati Dinilai Beri Semangat

Abdi juga mengapresiasi kehadiran langsung Bupati Yusra Alhabsyi di tengah petani. Ia menyebut langkah itu membuat petani merasa didengar.

Menurutnya, jarang ada kepala daerah yang turun langsung untuk mendengar persoalan petani. Karena itu, dialog tersebut memberi semangat baru bagi kelompok tani.

Pertemuan di Desa Sinsingon dan Desa Bilalang III juga membuka ruang komunikasi. Petani dapat menyampaikan langsung kendala yang mereka hadapi di lapangan.

Melalui dialog tersebut, Pemkab Bolmong tidak hanya membawa program. Pemerintah juga menunjukkan komitmen untuk mendengar kebutuhan petani secara langsung.

Dorong Produktivitas Pertanian Bolmong

Program KUR petani Bolmong menjadi bagian dari strategi Pemkab Bolmong dalam memperkuat sektor pertanian. Pemerintah ingin petani memiliki akses modal yang lebih sehat.

Selain membantu pembelian pupuk dan perlengkapan kebun, program ini juga mendorong pengelolaan usaha tani lebih tertib. Petani dapat merencanakan kebutuhan produksi tanpa bergantung pada pinjaman berbunga tinggi.

Jika berjalan baik, KUR pertanian Bolmong bisa meningkatkan produktivitas lahan. Pada akhirnya, program ini juga dapat memperkuat ekonomi desa.

Pemkab Bolmong berharap petani memanfaatkan fasilitas tersebut secara bijak. Dengan begitu, akses modal ringan benar-benar memberi dampak bagi kesejahteraan petani.

Advertisement

Refli Hertanto Puasa

Jurnalis waktu.news yang aktif meliput berita daerah Sulawesi Utara, Travel, politik, dan Olahraga. Aktif di dunia blogging sejak 2003 dan jurnalisme sejak 2010. Anggota SPRI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button