Marhaban Ya Ramadhan 1447 H / 2026

bLOG Waktu
Sports

Manchester United Bidik Lewis Hall untuk Revolusi Lini Belakang

Siapkan Dana €200 Juta, Bek Newcastle Jadi Prioritas di Pos Bek Kiri

Advertisement

Manchester United menyiapkan langkah agresif untuk merekrut Lewis Hall dari Newcastle United pada bursa musim panas. Klub mengalokasikan dana sekitar €200 juta demi memperkuat beberapa sektor, termasuk posisi bek kiri.

Manajemen melihat Hall sebagai solusi jangka panjang. Performa konsisten pemain 21 tahun itu membuat United menempatkannya di daftar teratas belanja pemain.

Advertisement

Perombakan Skuad Berlanjut

United terus menjalankan proyek pembangunan tim. Lini tengah memang jadi prioritas utama, tetapi sektor pertahanan tak luput dari evaluasi.

Selain Hall, nama Nathaniel Brown sempat muncul. Namun fokus utama tetap mengarah ke bek Newcastle yang dinilai paling siap bersaing di level elite.

Hall Kian Bersinar di Newcastle

Sejak pindah dari Chelsea, Hall tumbuh pesat bersama Newcastle. Ia menjelma salah satu bek kiri paling stabil di Premier League.

Advertisement

Kecepatan, kemampuan menyerang, dan disiplin bertahan membuatnya menarik bagi United. Profilnya cocok dengan kebutuhan tim yang ingin lebih dinamis dari sisi sayap.

Tantangan Membujuk The Magpies

Newcastle belum berniat melepas aset berharganya. Klub Tyneside diperkirakan memasang harga tinggi jika terpaksa membuka negosiasi.

United juga sadar tak sendirian. Beberapa klub lain memantau situasi Hall dan siap masuk persaingan bila ada celah.

Masa Depan Luke Shaw Dipertaruhkan

Kedatangan Hall bisa mengubah peta skuad. United ingin menciptakan kompetisi sehat dengan Luke Shaw, bahkan tak menutup opsi melepas pemain senior tersebut.

Advertisement

Klub memandang Patrick Dorgu sebagai proyek jangka panjang. Karena itu, merekrut Hall dianggap langkah paling realistis untuk kebutuhan instan.

Advertisement

Refli Puasa

Aktif di dunia blogging sejak 2003 dan bergerak Aktif sebagai jurnalis sejak tahun 2010. "Mengamati, merespons, merekam dan menceritakan kisah" #DSAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button