Marhaban Ya Ramadhan 1447 H / 2026

bLOG Waktu
Lipsus

Menguatkan Sinergi Moral dan Pembangunan, Bupati Oskar Manoppo Tegaskan Kolaborasi Strategis dengan GMIBM

Advertisement

Pembangunan daerah tidak pernah berdiri hanya di atas angka pertumbuhan dan laporan fiskal. Ia bertumpu pada kepercayaan publik, stabilitas sosial, dan nilai moral yang hidup di tengah masyarakat. Komitmen itu ditunjukkan Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, saat menerima audiensi Badan Pekerja Sinode Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM), Rabu (4/3/2026), di ruang rapat Bupati.

Momentum tersebut mempertegas arah kolaborasi Pemkab Boltim dan GMIBM sebagai bagian dari strategi pembangunan jangka panjang yang inklusif dan berkelanjutan.

Advertisement

Kolaborasi Pemkab Boltim dan GMIBM untuk Stabilitas Sosial

Pertemuan itu bukan sekadar kunjungan silaturahmi. Ia menjadi ruang dialog strategis yang menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi keagamaan memiliki posisi sentral dalam menjaga harmoni sosial.

Dalam sambutannya, Bupati Boltim Oskar Manoppo menegaskan bahwa lembaga keagamaan adalah mitra strategis pemerintah daerah. Peran gereja, menurutnya, tidak hanya membimbing umat dalam kehidupan spiritual, tetapi juga berkontribusi nyata dalam membentuk karakter masyarakat, menjaga stabilitas, serta memperkuat solidaritas sosial.

“Momen semacam inilah yang kami tunggu. Pemerintah daerah menyambut baik kehadiran Pak Pendeta dan seluruh jajaran. Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, saya menyampaikan terima kasih atas kunjungan hari ini,” ujarnya.

Advertisement
Bupati Oskar Manoppo saat audiensi bersama GMIBM
Suasana dialog hangat antara pemerintah daerah dan jajaran Sinode GMIBM membahas penguatan stabilitas sosial.

Melalui kolaborasi Pemkab Boltim dan GMIBM, pemerintah ingin memastikan bahwa pembangunan berjalan seiring dengan penguatan nilai moral di tengah masyarakat.

Fondasi Moral sebagai Pilar Pembangunan Daerah

Pendekatan ini bukan tanpa alasan. Stabilitas sosial dan kerukunan antarumat beragama merupakan prasyarat utama bagi percepatan investasi, efektivitas pelayanan publik, serta keberhasilan program prioritas daerah.

Di bawah kepemimpinan Oskar Manoppo dan Argo Vinsensius Sumaiku, Pemkab Boltim tidak menempatkan pemerintah sebagai aktor tunggal pembangunan. Sebaliknya, pemerintah merangkul tokoh agama dan komunitas sebagai bagian integral dari proses pembangunan daerah.

Selain itu, kolaborasi Pemkab Boltim dan GMIBM bakal berlanjut pada penguatan program pembinaan masyarakat, pemberdayaan sosial, serta penguatan nilai kebangsaan dan toleransi di tingkat akar rumput.

Advertisement
Sinergi Pemkab Boltim GMIBM untuk pembangunan daerah
Kolaborasi Pemkab Boltim dan GMIBM diproyeksikan berlanjut pada program pembinaan masyarakat dan penguatan nilai kebangsaan.

Turut hadir dalam Audiensi tersebut, di antaranya Ketua Sinode GMIBM Fekky W. Kamasaan, Sekretaris Daerah Iksan Pangalima, Asisten III Bidang Administrasi Umum Hardiman Pasambuna, serta sejumlah tenaga ahli Bupati. Kehadiran jajaran pimpinan daerah mempertegas bahwa sinergi ini memiliki bobot strategis dan untuk jangka panjang.

Komitmen Pembangunan Inklusif di Bolaang Mongondow Timur

Di tengah dinamika sosial dan tantangan pembangunan yang semakin kompleks, langkah ini menjadi pesan penting bahwa pembangunan tidak semata soal infrastruktur dan statistik, tetapi juga tentang merawat kebersamaan dan memperkuat nilai yang menyatukan masyarakat.

Dengan kemitraan yang semakin solid antara pemerintah daerah dan GMIBM, arah pembangunan Bolaang Mongondow Timur bergerak pada satu garis yang jelas, maju secara ekonomi, stabil secara sosial, dan kuat secara moral.

Kolaborasi Pemkab Boltim dan GMIBM kini bukan sekadar wacana, melainkan komitmen melalui dialog, kemitraan, dan kerja nyata lintas sektor. (Adve)

Advertisement

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button