Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Media Network
Sport

Messi Laga Terakhir di Kandang? Tiket Melejit, ‘Last Dance’ Argentina Makin Dekat

Kapten Albiceleste memberi sinyal pamit di Stadion Monumental pada 4 September—antusiasme fans memuncak, harga tiket AFA meroket.

Messi laga terakhir di kandang kini jadi pembicaraan utama jelang Argentina vs Venezuela di Stadion Monumental, 4 September. Setelah membawa Inter Miami ke final Leagues Cup, La Pulga mengisyaratkan the last dance bersama keluarga di tribune. Bagi publik Buenos Aires, laga ini bisa jadi pertandingan perpisahan Messi Argentina-momen emosional sebelum Albiceleste menutup kualifikasi di markas Ekuador pada 9 September.

Pertandingan Spesial di Monumental

Messi menegaskan laga ini “sangat, sangat spesial.” Argentina sudah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 (Amerika Serikat, Meksiko, Kanada), namun atmosfer diprediksi meledak karena Messi laga terakhir di kandang berpeluang jadi penampilan kompetitif pamit di depan publik sendiri.

Advertisement

Harga Tiket & Antusiasme Fans

AFA menaikkan harga tiket untuk mengantisipasi lonjakan peminat. Sorotan utama: pertandingan perpisahan Messi Argentina yang mungkin tak terulang.

  • Tanggal & venue: 4 September, Stadion Monumental, Buenos Aires
  • Lawan: Venezuela
  • Rentang harga: US$100 – US$500
  • Ekspektasi: Permintaan luar biasa, tiket diburu sejak dini

Warisan & Apa Selanjutnya

CONMEBOL ikut menandai momen “last dance.” Sejak debut 2005, Messi mengukuhkan diri sebagai pencetak gol terbanyak dan pemilik caps terbanyak Argentina, berpuncak pada trofi Piala Dunia 2022 di Qatar. Meski belum resmi pensiun, nada yang disampaikan seolah menutup satu bab besar. Apa pun yang terjadi setelahnya, pertandingan perpisahan Messi Argentina akan tercatat sebagai panggung penghormatan untuk ikon terbesar Albiceleste.

Advertisement

Advertisement

Mahdiyah Sanggilalung

Editor waktu.news yang bertanggung jawab atas kualitas dan akurasi pemberitaan dari seluruh biro di Sulawesi Utara. Mahdiyah memimpin proses editorial mulai dari verifikasi fakta, penyuntingan bahasa, hingga memastikan setiap berita yang dipublikasikan memenuhi standar jurnalisme yang bertanggung jawab dan berimbang.
Back to top button