Sukseskan Pilkada Serentak, Rabu 27 November 2024

bLOG Waktu
Advertisement
Sports

Mungkinkah Manny Pacquiao akan melangkah kembali ke arena tinju?

Advertisement

Waktu.news | Sang petinju legendaris asal Filipina mendapat tantangan dari salah satu rekan sparring masa lalunya.

Sebagaimana dilansir oleh DAZN, petinju asal Inggris, Amir Khan, bersemangat untuk menghadapi Pacman, seseorang yang pernah menjadi mitra latihannya.

Advertisement

Keduanya pernah menghiasi gym Wildcard milik Freddie Roach, namun ironisnya, mereka tak pernah berduel di divisi Welterweight.

Khan, yang berbicara tentang kemungkinan pertarungan, mengakui bahwa minat untuk duel tersebut ada di kedua belah pihak.

Advertisement

Pertarungan terakhir Pacquiao

Meski catatan Pacman mencatat 63 kemenangan dengan hanya delapan kekalahan, ia belum melibas ring sejak Agustus 2021 ketika kalah dari Yordenis Ugas.

Pada usia 44 tahun, legenda tinju ini tunduk pada keputusan bulat. Meski vakum dari pertarungan, Pacquiao terus dikaitkan dengan laga-laga besar.

Peluang Khan bertarung dengan Pacquiao

Dalam pertarungan terakhirnya tahun 2022, petinju Inggris Khan menyerah di tangan Kell Brook dan sejak itu memutuskan gantung sarung tinjunya.

Meski begitu, hasratnya untuk kembali ke atas ring dan berduel dengan sang legenda Filipina tetap membara. Namun, satu rintangan mungkin menghambat comeback Khan: hukuman baru-baru ini.

Advertisement

Sebagaimana dilaporkan oleh The Mirror, juara dunia sebelumnya ini dilarang tinju selama dua tahun setelah gagal tes narkoba usai pertarungan terakhirnya.

Pacquiao menatap kembali Olimpiade

Dua tahun pasca pensiun dari dunia tinju profesional, Manny Pacquiao merencanakan comeback spektakuler di atas ring.

Icon asal Filipina ini bercita-cita untuk berlaga di Olimpiade 2024 di Paris, demikian seperti dilaporkan oleh Sports Brief sebelumnya.

Di usia 44 tahun, ia meninggalkan olahraga tersebut pada September 2021 setelah takluk di tangan Yordenis Ugas dari Kuba di Las Vegas. (red)

Advertisement

Refli Puasa

Aktif sebagai jurnalis sejak tahun 2010. "Mengamati, merespons, merekam dan menceritakan kisah" #DSAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button