Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Media Network
BoltimDaerah

Ngeri! NasDem Kuasai AKD DPRD Boltim 2024-2029, Demokrat Zonk, PDIP Dapat Ini

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur periode 2019-2024 tampaknya tak mau lama-lama dalam membentuk Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

Buktinya, hanya seleng beberapa hari usai tiga pimpinan definitif dilantik pada 30 Oktober 2024, lembaga legislatif tersebut telah merampungkan komposisi AKD.

Advertisement

Komposisi AKD ini terkuak pada rapat paripurna DPRD Boltim dalam rangka Penyampaian, Pengesahan dan Penetapan Alat Kelengkapan Dewan, Senin, (4/11/2024) sore.

Menariknya, dari tiga partai yang memegang jabatan unsur pimpinan yakni NasDem, Demokrat, dan PDI Perjuangan, partai NasDem-lah pemenang utama dengan porsi terbesar pimpinan AKD.

Advertisement

Dalam paripirna tersebut, kader-kader partai besutan Surya Paloh itu menduduki dua dari tiga kursi ketua komisi. Sadikin Bachri Mamonto memimpin Komisi II, sementara Meykin Modeong menjadi Ketua Komisi III. Untuk posisi Ketua Komisi I dipegang oleh Wilken Rareho dari PDI Perjuangan.

Tak hanya di komisi, jabatan-jabatan penting lainnya juga dikuasai NasDem. Samsudin Dama (Ketua DPRD) pun duduk sebagai Ketua Badan Anggaran dan Badan Musyawarah merangkap anggota, sementara Alambri Matialah dipercaya memimpin Badan Kehormatan. Satu-satunya posisi non-NasDem adalah Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah, yang diisi Rahman Salehe dari PDI Perjuangan.

Dengan begitu, NasDem bisa dibilang memegang kendali penuh AKD di DPRD Boltim periode 2024-2029. Sementara, partai Demokrat tampaknya harus menerima kenyataan pahit.

Sekretaris Dewan Pengurus Cabang (DPC) Demokrat Kabupaten Boltim, Kevin Sumendap, ketika ditemui waktu.news mengaku kecewa. Ia menilai komposisi dalam pembentukan AKD tersebut tidak proporsional.

Advertisement

“Pasti ada rasa kekecewaan. Pertama kan tidak dapat AKD, dan jumlah di Banggar (badan anggaran) yang kami request (minta) tiga, cuma dapat dua,” ujar Kevin kepada wartawan.

Lebih lanjut, Wakil Ketua I DPRD Boltim ini juga mengatakan bahwa dirinya telah berusaha keras membangun komunikasi untuk mendapatkan posisi di AKD, namun kondisi jumlah kursi membuat mereka kalah suara.

“Tapi hasil komunikasi dengan pimpinan partai juga sudah deal begitu, yah jalani saja begitu,” jelasnya. (aah)

Advertisement

Advertisement

Abdul Agus Heydemans

Jurnalis waktu.news yang bertugas sebagai reporter biro Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara. Aktif meliput berita pemerintahan daerah, politik lokal, hukum, dan pembangunan di wilayah Boltim dan sekitarnya. Bergabung dengan waktu.news sejak 2021 dan telah menghasilkan ratusan laporan berita dari wilayah Bolaang Mongondow Timur. Berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat Boltim.
Back to top button