Jl. Kemang Boroko Timur, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, 95765
Email: redaksi@waktu.news
· Telepon: 08122225381
· WhatsApp: 08122225381
Dokumen Berita
19 Juni 2023, 11:11
WITA
WN-20230619-001998
Pembahasan Perombakan Tukin ASN Terus Berlanjut: Menyikapi Ketimpangan Antar Instansi
Waktu.news | Masih dilakukan pembahasan terkait perombakan tunjangan kinerja (tukin) Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS). Perbedaan besar dalam tukin ASN antar instansi menjadi pertimbangan utama. "Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas men
Oleh
Mahdiyah Sanggilalung
Editor:
Redaksi
19 Juni 2023, 11:11
WITA
2
menit baca
2.147 kali dibaca
Kerja Sama
Waktu.news | Masih dilakukan pembahasan terkait perombakan tunjangan kinerja (tukin) Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS). Perbedaan besar dalam tukin ASN antar instansi menjadi pertimbangan utama.
"Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengungkapkan bahwa kita sedang membahas cara agar tidak terlalu tidak merata," kata Anas di Gedung DPR/MPR, Jakarta, pada Senin (19/6/2023).
Anas memberikan contoh bahwa tukin seorang camat di suatu wilayah bisa mencapai Rp2 juta, namun ada juga yang mencapai Rp80 juta. Perbedaan ini disebabkan oleh hasil audit laporan keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan juga karena perbedaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Karena PAD setiap daerah berbeda, ada daerah dengan PAD Rp4 triliun, sedangkan ada daerah dengan PAD hanya 600 juta. Tentu saja tunjangannya akan berbeda," ungkapnya.
Oleh karena itu, perlu dilakukan perubahan dalam penghitungan dasar tukin. Salah satu langkahnya adalah dengan mempertimbangkan penambahan komponen, seperti kenaikan persentase indikator reformasi birokrasi tematik.
Pemerintah telah membahas hal ini dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), namun belum ada keputusan yang diambil sampai saat ini. Meskipun kedua instansi sepakat bahwa perlu dilakukan perbaikan untuk meningkatkan efektivitas birokrasi di masa depan.
"Saat ini, kita akan menambahkan indikator RB tematik sebagai pertimbangan, dari sebelumnya hanya 2% menjadi 30%," tegas Anas. (red)
Pembaca Mendukung Jurnalisme
Dukung Jurnalisme Waktu.News
Dukungan pembaca membantu Waktu.News terus menghadirkan kerja jurnalistik untuk masyarakat.
Dukungan dari artikel ini tercatat sebagai
apresiasi terhadap karya jurnalistik
Mahdiyah Sanggilalung.
Mulai Rp10.000
Dukungan tidak memengaruhi independensi, isi, sudut pandang, maupun keputusan editorial Waktu.News.
Waktu.News Reader Support
Dukung karya jurnalistik ini
Artikel
Pembahasan Perombakan Tukin ASN Terus Berlanjut: Menyikapi Ketimpangan Antar Instansi
Oleh Mahdiyah Sanggilalung
Dukungan
Belum dipilih
PenerimaPT Voice News Network
✓
Instruksi Transfer Bank
Transaksi telah dibuat dan menunggu transfer serta verifikasi.
Kode Dukungan
—
Nominal Transfer
—
Penerima—
Penting
Transfer sesuai nominal transaksi.
Status dukungan tetap Pending sampai
pembayaran diverifikasi Waktu.News.
Pilih nominal dukungan terlebih dahulu.
Informasi dan verifikasi dokumen
Penulis: Mahdiyah Sanggilalung
Editor: Redaksi Waktu.News
ID dokumen: WN-20230619-001998
Kode verifikasi: 3DE71A6B2236
Dokumen ini merupakan salinan cetak artikel resmi.
Pindai QR pada kepala dokumen atau kunjungi URL sumber
untuk memeriksa versi daring terbaru.