Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Media Network
Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Berikan Insentif Bagi Investor Guna Mendukung Investasi Hijau

Waktu.news | Dalam rangka menarik investor dan mendorong penciptaan lapangan kerja yang baru, pemerintah siap memberikan insentif investasi hijau sebagai ekonomi masa depan.

Kementerian Investasi dan Badan Koordinasi Penanaman Modal dalam webinar potensi investasi hijau dan desain insentif yang atraktif menyebut pemerintah akan memberikan insentif fiskal dan non fiskal bagi investor untuk mendorong laju inflasi hijau.

Advertisement

Direktur Promosi Wilayah Asean Australia Selandia Baru dan Pasifik, Saribua Siahaan mengatakan bentuk insentif yang diberikan kepada investor bervariasi seperti keringanan pajak dan kemudahan impor barang.

Selain insentif Saribua Siahaan juga menyebutkan pemerintah sangat memperhatikan prosedur dan sistem perizinan investasi yang selama ini menghambat investor, khususnya investor di bidang energi hijau.

Advertisement

Pada tahun 2021, realisasi investasi di Indonesia mencapai 901,2 triliun rupiah. angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 9% dari tahun 2020.

Melihat peningkatan investasi yang tinggi, Presiden Joko Widodo menargetkan investasi di Indonesia tahun ini sebesar 1200 triliun rupiah.

Untuk mencapai target tersebut, Kementerian BKPM melakukan kerja sama dengan berbagai Kementerian untuk menghadirkan regulasi yang mendukung percepatan investasi di sektor hijau.

Di sisi lain, pemberian insentif bagi investor juga membuka peluang penyerapan tenaga kerja dan peningkatan pendapatan negara sektor pajak.

Advertisement

Kemenkeu Cas 10 Miliar DID Bagi Daerah Yang Dapat Tekan Inflansi

Kalau menggunakan bahan baku lebih dari 40% pemerintah berikan insentif, ada aturannya mungkin 30% tapi dikurangi 5% per tahun. ada regulasinya, buku pintarnya ada,” jelas Saribua. (rhp)

Advertisement

Mahdiyah Sanggilalung

Editor waktu.news yang bertanggung jawab atas kualitas dan akurasi pemberitaan dari seluruh biro di Sulawesi Utara. Mahdiyah memimpin proses editorial mulai dari verifikasi fakta, penyuntingan bahasa, hingga memastikan setiap berita yang dipublikasikan memenuhi standar jurnalisme yang bertanggung jawab dan berimbang.
Back to top button