
Polda Sulawesi Utara langsung turun tangan memburu buaya yang muncul di kawasan Teluk Manado. Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) dikerahkan untuk menyisir jalur perairan sejak area Mantos hingga muara Sungai Jembatan Megawati.
Operasi dilakukan intensif selama dua hari terakhir. Tim bergerak dengan perahu patroli, memantau setiap titik yang diduga menjadi jalur lintasan predator tersebut.
Wakapolda Pantau Langsung Lapangan
Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono ikut memonitor proses pencarian. Ia memastikan perintah penyisiran berjalan maksimal dan berbasis informasi terkini.
“Kami sudah menginstruksikan Dirpolairud melakukan pencarian menyeluruh. Ini upaya kedua yang kami lakukan,” ujar Awi, Selasa (3/2/2026).
Ia mengapresiasi peran media dan warga yang cepat melaporkan kemunculan buaya. Informasi awal dinilai sangat membantu aparat menentukan langkah taktis.
Polisi Pelajari Pola Perilaku Buaya
Tim tidak sekadar berpatroli. Polisi mempelajari kebiasaan buaya untuk memudahkan penangkapan. Waktu berjemur, jam aktif berenang, hingga rute pergerakan menjadi bahan analisis.
“Kami sudah mengantongi informasi siklus kemunculannya. Besok akan kami cocokkan lagi di lapangan. Ini memang tantangan, tetapi kami optimistis bisa menangkapnya,” tambah Awi.
Pendekatan ilmiah tersebut diharapkan memperkecil risiko sekaligus mempercepat evakuasi predator dari area publik.
Warga Diminta Waspada
Kepolisian mengimbau masyarakat tetap tenang namun tidak lengah saat beraktivitas di sekitar pantai dan muara sungai. Partisipasi warga dianggap kunci keberhasilan operasi.
“Jangan panik, kami siap mengamankan. Jika melihat buaya, segera laporkan ke Ditpolairud atau hubungi nomor darurat 110,” tegas Wakapolda.
Ia menegaskan keselamatan warga menjadi prioritas utama. Polisi berjanji bergerak cepat setiap kali ada laporan baru.
Keamanan Jadi Fokus Utama
Operasi ini bertujuan memulihkan rasa aman di Teluk Manado. Aktivitas nelayan, pelaku wisata, dan warga pesisir diharapkan kembali normal setelah predator berhasil diamankan.
Polda Sulut memastikan penyisiran berlanjut hingga buaya tertangkap. Koordinasi lintas instansi juga disiapkan untuk proses evakuasi yang aman dan terukur.
- Terjawab! Ini Alasan Muhammad Jabir Muncul di Kampanye Akbar Oskar-Argo
- Pengelola Pantai Batu Buaya Boltim Beri Klarifikasi Soal Lokasi Tewasnya Karyawan Mereka yang Jatuh Dari Pohon Gegara “Kuse”
- Tragis! Remaja Tewas Terjatuh dari Pohon Saat Menangkap “Kuse” di Pantai Batu Buaya Boltim
- Karang Raksasa Tertua Dunia Ditemukan di Kepulauan Solomon: Sebuah Keajaiban Laut