Polemik perpanjangan izin Hak Guna Usaha (HGU) PT Karya Agung Cemerlang (KAC) yang mencuat sejak Desember 2023 silam, akhirnya menemui titik terang. Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) memastikan 20 persen dari total 150 hektar lahan HGU akan menjadi hak masyarakat.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Boltim Oskar Manoppo usai menerima kunjungan Bank Papua bersama Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua dan pihak PT KAC, Rabu (21/1/2026).
“Jadi 150 hektar itu disayat 20 persen menjadi hak rakyat, dikembalikan ke rakyat. Sisanya menjadi hak Bank Papua,” ujar Bupati Oskar Manoppo usai pertemuan.
Oskar menjelaskan, skema tersebut merupakan bagian dari penyelesaian menyeluruh atas persoalan HGU PT KAC yang selama ini menuai kritik, termasuk dari DPRD Boltim kala itu. Keterlibatan Bank Papua, kata dia, berkaitan dengan pinjaman perusahaan yang mencapai Rp60 miliar.
“Nanti selanjutnya ranah BPN, dari 150 hektar mana yang disayat 20 persen hak rakyat. Kemudian sisa itu menjadi hak Bank Papua, karena mereka sudah dirugikan pinjaman 60 miliar,” jelasnya.
Menurut Oskar, secara prinsip persoalan sayatan lahan HGU PT Karya Agung Cemerlang telah disepakati bersama. Pemerintah daerah kini tinggal menunggu proses teknis dan penetapan batas lahan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).
“Jadi tadi sudah clear, tinggal menunggu BPN, sudah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Oskar menambahkan bahwa sebelum proses pembaruan izin HGU dilakukan, status PT Karya Agung Cemerlang masih berada dalam kondisi status quo. Konsekuensinya, perusahaan harus menyelesaikan kewajiban perpajakan.
“Setelah keluar sayatan 20 persen itu, izin HGU baru diperbarui lagi, otomatis dia status quo 2024–2025. Dia (perusahaan) tidak bayar pajak. Makanya saya bilang tadi, bayar pajak, begitu selesai. Piutang 2024–2025 harus bayar,” pungkasnya.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati (Wabup) Boltim Argo Vinsensius Sumaiku beserta jajaran Pemkab Boltim. (aah)
- Wabup Boltim Argo Sumaiku Ungkap Komunikasi Terbaru Sengketa Lahan HGU PT Ranomut, Apa Isinya?
- RDP DPRD Boltim Soal Kisruh Tanah HGU Tutuyan Memanas, Warga Teriakkan “Lawan Mafia Tanah”
- Seorang Pekerja Asal Jakarta Tewas di Boltim
